Langsung ke konten utama

Surat Terbuka Iis Dahlia Tuai Kecaman Karena Hal ini.

Rumah mewah Iis Dahlia digeruduk ojek online.

Jakarta- Pembelaan Iis Dahlia terhadap sang suami, Satrio Dewandono, tampaknya justru berbuah petaka.

Seperti diketahui, beberapa waktu yang lalu, Iis angkat bicara soal tudingan uang suap yang diterima suaminya dari eks Dirut Garuda Indonesia, Ari askhara.

Karena hal tersebut justru menjadi bumerang bagi Iis dahlia karena diduga membandingkan profesi pilot dengan ojek online.

"eh lu pikir, laki gue itu pilot bukan supir ojol (ojek online). Kalau sudah selesai ambil penumpang, minta bintang terus ada yang berbaik hati penumpangnya kasih tip? nggak kayak gitu," ujar Iis Dahlia dari kanal you tube 'KH infotainment (17/12/2019).

Persatuan ojek online tak terima dengan ucapan Iis pun langsung berkonsultasi dengan pengacara Hendri Indraguna.

Merekapun beramai-ramai mendatangi rumah mewah Iis Dahlia di cilandak, untuk menuntut permintaan maaf secara terbuka.

Seolah ingin menyudahi keributan yang ada, ibu dua anak tersebut akhirnya membuat surat terbuka.
Lewar akun Instragam pribadinya Iis Dahlia mengunggah surat terbuka tersebut.



Ironisnya, alih-alih menyelesaikan masalah, surat terbuka yang dibuat Iis menuai komentar pedas dari warganet.

Salah satunya terlihat dalam akun istagram @rumpi.mania.official.

Rupanya, sejumlah warganet menuding Iis Dahlia begitu sombong karena tidak adanya permintaan maaf dalam surat terbuka tersebut.

"ngak ada pernyataan maaf ... emang sombong nih orang." tulis akun @***.pajapati.

"dalam kamus hidupnya ngak ada kata MAAF," tulis akun @***.y_ayya.

"Sebenarnya lebih cakep kalau ditambahin permohonan maaf, karena sengaja atau tidak ... sdh terlanjur banyak orang yang sakit hati karena statement anda," tulis akun @***an_bongke.

Postingan populer dari blog ini

Presiden Donald Trump Resmi Dilengserkan, Presiden Ketiga dalam Sejarah AS

Donald Trump WASHINGTON DC  - Presiden AS Donald Trump resmi menjadi presiden ketiga dalam sejarah Negeri "Uncle Sam" yang dimakzulkan atau impeachment. Dalam sidang paripurna yang digelar Rabu malam waktu setempat (18/12/2019), DPR AS menyetujui dua pasal pemakzulan terhadap presiden 73 tahun itu. Pasal pertama: Penyalahgunaan Kekuasaan, mendapat dukungan 230, dengan 197 politisi House of Representatives. Adapun jumlah minimal dukungan yang diperlukan di DPR AS guna membawa proses pemakzulan Trump ke level Senat adalah 216. Sementara pasal 2: Menghalangi Penyelidikan Kongres menerima dukungan 229, dalam hasil yang dibacakan Ketua DPR AS Nancy Pelosi. Trump pun menjadi presiden setelah Andrew Johnson (1868), dan Bill Clinton (1998) yang dimakzulkan di level DPR AS. Setelah ini, tahap selanjutnya dalam proses pemakzulan adalah membawa resolusi tersebut ke level Senat, di mana mereka akan membahasnya tahun depan. Di tahap ini, kecil kemungkinan Tr

Diguyur Hujan Deras Senayan Digenangi Banjir Setinggi 1 Meter

Jakarta - Hujan deras mengguyur Jakarta hingga berjam-jam membuat beberapa titik di Ibukota terendam banjir. Seperti yang terjadi baru-baru ini di daerah Senayan, Senin (17/12/2019) Terlihat dari  video  unggahan oleh seorang Netizen yang dibagikan di grup laman Facebooknya, Daniel Pray , membagikan unggahan video yang menunjukan aktivitas pengendara yang sibuk menyelamatkan kendaraan mereka yang terendam banjir.  Senayan terendam banjir, Senin, (17/12/2019) Dari unggahan tersebut beberapa komentar kocak dan nyeleneh muncul, diantara : Natalia Claudia Soetantiyo   Wuihh keren banget jakarta kaya venice 1 Sembunyikan atau laporkan ini Suka  ·  2 jam Harry Ibrani   Salah ahokkk Sembunyikan atau laporkan ini Suka  ·  1 jam Wendy Tjandra   Jelas ahok yg salah.. kenapa dia sampe kalah dan tidak menjadi gubenur jakarta!!  Kalo gabener skr jgn disalahin lah, percuma dia pinter ngeles..

Setya Novanto Tak Rela Melepaskan Kedua Jabatannya

Setya Novanto alias Setnov masih belum mau melepaskan dua jabatan penting, baik sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dan Ketua Umum Partai Golkar. Lewat dua pucuk surat yang ditulisnya dua pekan lalu, Setnov meminta tak dilengserkan dari dua posisi tersebut. Mantan Bendahara Umum Partai Golkar itu meminta waktu untuk membuktikan bahwa dirinya tak terlibat dalam kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP, yang ditaksir merugikan negara hingga Rp2,3 triliun. Setnov menyandang status tersangka dari Komisi Pemberantasan Korupsi untuk kedua kalinya, --setelah sebelumnya menang pada sidang praperadilan pertama. Kini, dia pun mengadu nasib kembali lewat praperadilan. Desakan Setnov mundur terus bermunculan dan semakin kuat menyusul penetapan tersangka dan penahanan Setnov yang dilakukan KPK. Mantan Ketua Fraksi Golkar itu sudah mendekam di Rumah Tahanan KPK sejak dua pekan lalu. Mayoritas anggota fraksi di dewan Senayan, di antaranya dari Fraksi PDIP, PAN, NasDem, Gerindra, PPP, Demokrat, PK