Breaking

[recent][ticker2]
Sabtu, 10 Agustus 2019

KJRI Himbau WNI di Hongkong Untuk Menghindari Pusat Demonstrasi, Ada Apa?

Demonstran

Jakarta
 - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hong Kong mengingatkan WNI yang berada di sana untuk berhati-hati dan menghindari kerumunan massa dan pusat demonstrasi. KJRI menyatakan belum ada travel warning yang dikeluarkan terkait demo Hong Kong.


"KJRI Hong Kong belum pernah mengeluarkan travel warning untuk berkunjung ke Hong Kong. Namun KJRI mengeluarkan imbauan kepada seluruh WNI yang tinggal dan berada di Hong Kong untuk selalu waspada dan berhati-hati saat bepergian serta menghindari kerumunan massa dan pusat demonstrasi," ujar KJRI Hong Kong dalam keterangan tertulis, Jumat (9/8/2019).


KJRI juga memastikan Bandara Hong Kong tetap dibuka. Namun, otoritas setempat memperketat pengamanan di bandara sehingga hanya orang-orang yang punya tiket saja yang boleh masuk.

"Hingga saat ini, Jumat, 9 Agustus 2019 pukul 21.55 waktu setempat atau 22.55 WIB, aktivitas di bandara termasuk jadwal penerbangan masih berjalan. Namun demikian, otoritas bandara melakukan pengamanan ekstra daripada biasanya, yaitu membatasi akses ke area check in Terminal 1 hanya kepada para penumpang bertiket untuk penerbangan 24 jam ke depan," tuturnya.


WNI diminta terus memantau perkembangan situasi di Hong Kong lewat akun Facebook resmi KJRI Hong Kong. Pihak KJRI juga siap memberi bantuan yang diperlukan kepada WNI yang ada di sana.


"Silakan lapor kepada pihak berwajib setempat dan/atau KJRI Hong Kong via WA +852 6894 2799 atau +852 6773 0466 atau +852 5294 4184 dan Facebook KJRI Hong Kong, jika memerlukan bantuan dan permintaan informasi," tulis KJRI. 
KJRI Himbau WNI di Hongkong Untuk Menghindari Pusat Demonstrasi, Ada Apa? Reviewed by Mikael Milang on Sabtu, Agustus 10, 2019 Rating: 5 Demonstran Jakarta  - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di  Hong Kong  mengingatkan WNI yang berada di sana untuk berhati-hati...

Reaksi:

loading...
[Internasional][carousel1]

Tidak ada komentar: