Langsung ke konten utama

Kasus Saracen Ancaman Nyata Bagi Indonesia, Pemerintah Tak Akan Membiarkan dan Akan Megejar Terus


Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menyebut kasus Saracen yang membuat dan menyebarkan konten ujaran kebencian sebagai bentuk ancaman nyata bagi Indonesia. Jika memang ada aktor politik di belakangnya, Wiranto menegaskan pemerintah tak akan membiarkan dan akan mengejarnya terus.

Selain itu, menurutnya kasus Saracen menjadi contoh ancaman nontradisional atau ancaman nonmiliter yang menyerang bangsa Indonesia.

"Ancaman baru yang menggunakan teknologi maju seperti menggunakan internet untuk mempengaruhi pikiran-pikiran publik, memecah belah pikiran publik, memecah belah persatuan," kata Wiranto di Hotel Arya Duta, Rabu (30/8).


Wiranto mengatakan, kasus Saracen menjadi ancaman nyata bagi Indonesia lantaran ada sebuah kelompok masyarakat yang berusaha memecah belah persatuan.

Untuk itu, mantan Panglima ABRI itu berharap kepolisian bisa mengusut tuntas kasus Saracen dan menindak tegas pihak-pihak yang bertanggung jawab.

"Ada sandaran undang-undang yang mengatakan kalau ada satu usaha memecah belah bangsa, usaha untuk masuk dalam kegiatan SARA, itu pasti ditindak dengan keras," ujar Wiranto.

Wiranto juga menyampaikan jika ditemukan latar belakang politik dalam kasus Saracen, pemerintah akan melakukan pengusutan hingga tuntas.

"Apakah ada juga latar belakang politik? kalau ada tokohnya siapa? kami kejar terus, kami enggak biarkan," ucapnya.

Pemerintah, kata Wiranto tidak akan membiarkan pihak-pihak atau elemen bangsa yang justru melakukan usaha untuk memecah belah bangsa. Sebagai bagian dari Indonesia, lanjutnya, mereka diharapkan bisa ikut serta membangun persatuan dan kesatuan Indonesia.

"Merusak perjuangan yang sedang kita lakukan, janganlah," kata Wiranto.


Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim telah menangkap tiga orang pengelola grup 'Saracen' yang diduga menyebarkan ujaran kebencian. Ketiganya, berinisial JAS (32), MFT (43), dan SRN (32).

Tiga orang itu ditangkap di tiga lokasi berbeda, yakni Jakarta Utara, Cianjur (Jawa Barat), dan Pekanbaru (Riau) dalam rentang waktu 21 Juli hingga 7 Agustus. Mereka dijerat dengan Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Kepala Subdirektorat 1 Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Komisaris Besar Irwan Anwar mengatakan, grup 'Saracen' telah memuat ujaran kebencian yang bernuansa suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Saracen telah dikelola secara terorganisir selama dua tahun terakhir. Mereka diketahui sudah beroperasi sejak November 2015 silam.
(pmg)

Postingan populer dari blog ini

Bongkar...Video Mesum Ustadz Azhar Idrus, Ulama Cabul Yang Getol Dipakai FPI dan HTI

Siapa yang tidak kenal dengan Ustadz Azhar Idrus ini, seorang Ulama yang laris manis dimalaysia dan indonesia dengan gaya ceramah yang Inkonvensional, cerdas, singkat dan jenaka. Awalnya , Ia  biasa berceramah di sekitar masjid-masjid dan surau-surau di pelosok Malaysia.  Dan sekarang ia semakin terkenal saat ia berceramah bersama Zizan Raja Lawak (seorang komedian malaysia). Ustadz ini juga sering mengunggah rekaman ceramahnya ke YouTube, dan aktif menjawab berbagai pertanyaan di akun Facebook pribadinya. Tapi siapa sangka, terkuak Video Porno Ustad ini sejak tahun 2014 dan bahkan Ia juga sering diundang oleh FPI dan HTI, wow...11 dan 12 dengan Habib Rizieq kasus firza hot. Oke sekarang kita mengerti, mengapa mereka ini begitu getol dakwah tapi malah berzinah. 1. Dakwah mereka hanya untuk mencari nafkah bukan hidup untuk ibadah. 2. Mereka dakwah hanya untuk  popularitas bukan untuk prioritas jadi jangan heran jika ulama-ulama gini banyak tersandung kasus hukum bahk

Markibong Berjanji Bongkar Kembali Agenda Rizieq Shihab Jika Tidak Berubah

Riziq, oh Rizieq. Semakin membabi buta saja kelakuanmu, dari mendoakan pendukung Ahok menderita dunia dan akhirat, engkau juga mencuci otak Dewan Masjid Indonesia dengan menolak bantuan yang datang dari Ahok kepada masjid-masjid dan mengharamkannya. Ok, sudah aksi 411, 212, 112, Tolak mayat dan yang ini menolak bantuan dan mengharamkan jika yang menyumbangkannya adalah Ahok ataupun relawan Ahok. Dimana kewarasanmu? Kamu itu menanamkan bibit kebencian kepada generasi muda. Kamu itu penghasut masyarakat. Kapan kamu akan sadar, kamu mengaggap dirimu adalah orang utusan Allah padahal Allah tidak ada mengutus orang gila seperti kamu apalagi melantik kamu jadi Imam Besar Umat Islam Indonesia, yang ada congormu dan orang-orangmu yang sumbu pendek itu mengaku-aku saja. Sebenarnya kami ini lelah dengan kelakuanmu ini, oleh sebab itu kami akan melepaskan sorbanmu, melucuti jubahmu satu persatu bahkan topengmu tak akan lagi menempel diwajahmu agar dunia tahu siapakah kamu. Semoga

Tujuan ISIS Dibentuk dan Tokoh-Tokoh Yang Terlibat Dalam Rencana Jahat di Indonesia

Berita ini kami muat untuk menambah wawasan anda dan agak sedikit panjang penjelasanya, jika anda tidak punya waktu lebih dari 10 menit lebih baik anda tunda untuk membacanya. Tapi jika anda peduli pentingnya wawasan dan pengetahuan tentang dan peranan ISIS untuk menghancurkan NKRI dan generasi muda jatuh dalam paham para radikalis, kami merekomendasikan anda membaca pelan-pelan dan menyimak kata demi kata dalam tulisan ini. ISIS didirikan pada tahun 1999 oleh Abu Musab al-Zarqawi yang berasal dari Yordania dan termasuk orang yang paling dicari di irak dan yordania karena sering terlibat dalam serangkaian serangan terhadap tentara dan kepolisian, termasuk warga sipil. Zarqawi tewas terbunuh dalam operasi serangan udara militer Amerika Serikat pada tanggal 7 juni 2006 di Ba'qubah, Irak. berikut sejarah ISIS: 1. Kelompok ini didirikan tahun 1999 oleh seorang radikal Yordania, Abu Musab al-Zarqawi, dengan nama  Jamāʻat al-Tawḥīd wa-al-Jihād , "Organisasi Tauhid dan Jihad