Langsung ke konten utama

Buni Yani: Kasus Ahok Bukan Gara-gara Saya!

Terdakwa kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) Buni Yani menegaskan bahwa kasus yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bukanlah dampak dari postingan atau unggahannya di Facebook.

"Ketika saya posting, sudah banyak orang yang benci dengan berbagai alasan. Itu tuduhan (jaksa penuntut umum) tidak berdasar," ujar Buni Yani usai persidangan ke-10 dugaan pelanggaran UU ITE di Gedung Perpustakaan dan Arsip Kota Bandung, Selasa (22/8) dikutip Antara.



Menurutnya, dari tiga saksi fakta yang dihadirkan tim kuasa hukumnya semakin memperkuat, bahwa Ahok telah dilaporkan sebelum ia mengunggah video di Facebook.

Menurut Buni Yani, berdasarkan keterangan saksi fakta Novel Bamukmin diketahui bahwa mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut dilaporkan pada tanggal 27 September 2016, sementara Buni Yani mengunggah video di Facebook tanggal 6 Oktober 2016.

"Ini semakin memperlihatkan tuduhan jaksa tidak berdasar. Bahwa soal pasal 32 tidak terbukti dalam penggalian fakta kesaksian, apalagi pasal 28 (UU ITE)," katanya.

Di tempat yang sama, salah satu pengacara Buni Yani, Aldwin Rahadian mengatakan deretan aksi di Jakarta bukan didasarkan pada postingan Buni Yani.

Kemarahan massa menurutnya terpicu akibat ucapan Ahok yang diposting Dinas Komunikasi Informatika dan Statistika (Diskominfo) DKI Jakarta yang diunggah melalui Youtube.

"Marah umat bukan provokasi Buni Yani tapi pernyataan Ahok. Apalagi Ahok sudah diputus dua tahun inkrah, ini yang harus diluruskan," kata dia.


Buni Yani: Kasus Ahok Bukan Gara-Gara SayaAhmad Dhani menyebut, Buni Yani justru menjadi korban atas kasus yang menjerat AHok. (Mukhlis Dinillah/detikcom).

Sebelumnya, tim kuasa hukum Buni Yani menghadirkan tiga saksi fakta yakni Ahmad Dhani, Novel Bamukmin, pelapor pertama kasus penistaan agama yang menjerat mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, dan Sekretaris PP Pemuda Muhammadiyah, Pedri Kasman.

Ahmad Dhani saat bersaksi mengatakan, Buni Yani bukan orang yang menyebabkan Ahok terjerat kasus. Sebaliknya, Buni Yani justru menjadi korban atas kasus yang menjerat Ahok.

Menurut pentolan grup band Dewa ini, sikap Buni Yani hanya ingin memberitahukan bahwa ada yang salah dengan pernyataan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. Namun yang ia herankan malah Buni Yani yang kini menjadi terdakwa.

"Analoginya gini ada yang mau maling mobil, dia meneriakkan ada maling, tapi malingnya kabur malah ia yang ditangkap," kata pemilik nama Dhani Ahmad Prasetyo ini dalam persidangan.


Dhani mengatakan Buni Yani bukanlah orang yang memviralkan video yang berdurasi 30 detik tersebut. Bahkan sebelum postingan Buni Yani beredar, ia menerima banyak pesan berantai di grup perpesanan instan Whatsapp mengenai video Ahok.

"Buni Yani bukan pengunggah pertama video itu. Di youtube sudah viral duluan. Yang dipermasalahkan adalah captionnya," kata Dhani.
(osc/gil)

Postingan populer dari blog ini

Bongkar...Video Mesum Ustadz Azhar Idrus, Ulama Cabul Yang Getol Dipakai FPI dan HTI

Siapa yang tidak kenal dengan Ustadz Azhar Idrus ini, seorang Ulama yang laris manis dimalaysia dan indonesia dengan gaya ceramah yang Inkonvensional, cerdas, singkat dan jenaka. Awalnya , Ia  biasa berceramah di sekitar masjid-masjid dan surau-surau di pelosok Malaysia.  Dan sekarang ia semakin terkenal saat ia berceramah bersama Zizan Raja Lawak (seorang komedian malaysia). Ustadz ini juga sering mengunggah rekaman ceramahnya ke YouTube, dan aktif menjawab berbagai pertanyaan di akun Facebook pribadinya. Tapi siapa sangka, terkuak Video Porno Ustad ini sejak tahun 2014 dan bahkan Ia juga sering diundang oleh FPI dan HTI, wow...11 dan 12 dengan Habib Rizieq kasus firza hot. Oke sekarang kita mengerti, mengapa mereka ini begitu getol dakwah tapi malah berzinah. 1. Dakwah mereka hanya untuk mencari nafkah bukan hidup untuk ibadah. 2. Mereka dakwah hanya untuk  popularitas bukan untuk prioritas jadi jangan heran jika ulama-ulama gini banyak tersandung kasus hukum bahk

Bongkar... Ini Alasan Raja Salman Menolak Bertemu Habib Rizieq

Imam Besar FPI yang menjadi tersangka kasus penghinaan Pancasila dan pesan yang berbau pornografi dengan Firza, Rizieq Shihab, ditolak mentah-mentah oleh pihak protokoler Kerajaan Saudi Arabia untuk bertemu Raja Salman. Meskipun Rizieq sudah mati-matian melobi dengan mengirimkan foto-foto demo aksi dengan bumbu-bumbu terbesar dalam sejarah umat Islam, Rizieq juga mengaku sebagai alumnus universitas di Saudi Arabia. Rizieq Shihab juga menggunakan relasinya di DPR seperti Fadli Zon dan Fahri Hamzah agar diterima pihak Kerajaan Saudi Arabia namun ternyata tetap ditolak. Ternyata terbongkar sebab utama mengapa pihak protokoler Kerajaan Saudi Arabia tidak mau ditemui Rizieq karena adanya masukan dari Dubes Saudi Arabia di Jakarta sebagai berikut: 1) Dalam Stamboom Silsilah Habib, Rizieq ternyata tdk punya garis Keturunan Habaib. 2) Pendemo Pemerintah, DILARANG dalam Undang-undangan Kerajaan Saudi Arabia, Sementara itu Rizieq adalah aktor intelektual dalam demo-demo, yang saa

Fakta pilu Ayu Shelisa yang terkubur selama 10 Tahun di Septic Tank

Bantul - Temuan kerangka Ayu Shelisa di dalam septic tank milik Waluyo mengungkap sejumlah fakta pilu semasa Shelisa masih hidup. Rupanya Sheli, sapaan karibnya, pernah menyampaikandisunduti rokok hingga ingin pisah dari suaminya, Edi Susanto.  Itu disampaikan ibu Sheli, Anik Maidarningsih (51) saat ditemui di kediamannya di Kampung Badran, Bumijo, Jetis, Yogyakarta. Anik pun tak menyangka menantunya itu tega berbuat kasar ke putri bungsunya itu.  "Ya pernah dikasari sampai pernah dislomoti (disundut) rokok (sama Edi). Kadang-kadang nangis ingin pisah, tapi saya sebagai orang tua ya hanya memberi nasihat," kata Anik saat ditemui di kediamannya, Kamis (26/12/2019). "Saya tidak pernah menyangka marahnya Edi sampai (tega) sama anak saya. Sudah anak saya lebih baik dikembalikan ke rumah," ujarnya kelu. Anik menyebut Sheli menikah dengan Edi pada 2006 silam. Selama menikah keduanya belum memiliki anak. Semasa Sheli masih hidup, pasangan itu serin