Langsung ke konten utama

Bongkar! Ada Prabowo Dibalik Saracen


ini kita di suguhkan konten-konten yang berbau SARA dan HOAX di media sosial dan ternyata semua terungkap bahwa ada tujuan dibalik itu semua yaitu untuk memecah belah bangsa. Dalam pertarungan politik di Indonesia, SARA merupakan senjata ampuh untuk menjatuhkan lawan politik terbukti dari Pilkada DKI Februari lalu yakni pertarungan Ahok dan Anies.

Semua daya upaya dikerahkan untuk menjegal Ahok maju menjadi Gubernur DKI Jakarta kembali, dari poitik ayat hingga politik mayat. Perang cyber oleh kedua belah kubu terjadi di media sosial dengan saling menghujat. Tapi ada yang janggal dari perperangan medsos tersebut, yaitu konten SARA yang ditujukan kepada salah satu etnis di Indonesia yang notabene adalah warga negara Indonesia sendiri bukan Warga Negara Asing. Siapa sangka dibalik semua itu ada operasi yang terstruktur secara rapi dan terorganisir.

SARACEN, ya namanya Saracen dibalik saracen ini ada tokoh jenderal yang menunggangi yang menjadikan konten SARA dan HOAX itu menjadi alat baginya untuk menjadi penguasa. Melalui Mayjen Purn Ampi ia menyerahkan semua tugas itu baik untuk menjatuhkan lawan politik Gerindra ataupun menjatuhkan pamor presiden di mata masyarakat. Membayar dengan tarif 75 juta perbulan bukanlah apa-apa baginya karena asetnya bernilai triliunan.

Politik HOAX dan SARA merupakan senjata pemusnah massal untuk menghancurkan akal sehat rakyat indonesia. Fitnah terhadap presiden, terhadap para nasionalis yang mempertahankan NKRI ini adalah life style nya

Apakah ada hubungan Prabowo dengan Saracen?

Jawabannya, "ADA" tapi untuk menyentuh ke level Prabowo harus melewati ribuan pintu karena tidak semudah itu menyentuh tokoh dibalik tragedi 98 tersebut.

Eggy dan Mayjen Purn Ampi hanyalah Pionnya saja walapun mereka adalah dewan penasehat Saracen karena Saracen hanyalah bagian terkecil dalam operasi Prabowo untuk menguasai Indonesia, karena Prabowo ingin menguasai Indoneisia pada Pilpres 2019 nanti dengan menggunakan kekuatan Asing.

Demikian hasil investigasi kami hari ini.

Bongkar!!!


Postingan populer dari blog ini

Presiden Donald Trump Resmi Dilengserkan, Presiden Ketiga dalam Sejarah AS

Donald Trump WASHINGTON DC  - Presiden AS Donald Trump resmi menjadi presiden ketiga dalam sejarah Negeri "Uncle Sam" yang dimakzulkan atau impeachment. Dalam sidang paripurna yang digelar Rabu malam waktu setempat (18/12/2019), DPR AS menyetujui dua pasal pemakzulan terhadap presiden 73 tahun itu. Pasal pertama: Penyalahgunaan Kekuasaan, mendapat dukungan 230, dengan 197 politisi House of Representatives. Adapun jumlah minimal dukungan yang diperlukan di DPR AS guna membawa proses pemakzulan Trump ke level Senat adalah 216. Sementara pasal 2: Menghalangi Penyelidikan Kongres menerima dukungan 229, dalam hasil yang dibacakan Ketua DPR AS Nancy Pelosi. Trump pun menjadi presiden setelah Andrew Johnson (1868), dan Bill Clinton (1998) yang dimakzulkan di level DPR AS. Setelah ini, tahap selanjutnya dalam proses pemakzulan adalah membawa resolusi tersebut ke level Senat, di mana mereka akan membahasnya tahun depan. Di tahap ini, kecil kemungkinan Tr

Diguyur Hujan Deras Senayan Digenangi Banjir Setinggi 1 Meter

Jakarta - Hujan deras mengguyur Jakarta hingga berjam-jam membuat beberapa titik di Ibukota terendam banjir. Seperti yang terjadi baru-baru ini di daerah Senayan, Senin (17/12/2019) Terlihat dari  video  unggahan oleh seorang Netizen yang dibagikan di grup laman Facebooknya, Daniel Pray , membagikan unggahan video yang menunjukan aktivitas pengendara yang sibuk menyelamatkan kendaraan mereka yang terendam banjir.  Senayan terendam banjir, Senin, (17/12/2019) Dari unggahan tersebut beberapa komentar kocak dan nyeleneh muncul, diantara : Natalia Claudia Soetantiyo   Wuihh keren banget jakarta kaya venice 1 Sembunyikan atau laporkan ini Suka  ·  2 jam Harry Ibrani   Salah ahokkk Sembunyikan atau laporkan ini Suka  ·  1 jam Wendy Tjandra   Jelas ahok yg salah.. kenapa dia sampe kalah dan tidak menjadi gubenur jakarta!!  Kalo gabener skr jgn disalahin lah, percuma dia pinter ngeles..

Setya Novanto Tak Rela Melepaskan Kedua Jabatannya

Setya Novanto alias Setnov masih belum mau melepaskan dua jabatan penting, baik sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dan Ketua Umum Partai Golkar. Lewat dua pucuk surat yang ditulisnya dua pekan lalu, Setnov meminta tak dilengserkan dari dua posisi tersebut. Mantan Bendahara Umum Partai Golkar itu meminta waktu untuk membuktikan bahwa dirinya tak terlibat dalam kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP, yang ditaksir merugikan negara hingga Rp2,3 triliun. Setnov menyandang status tersangka dari Komisi Pemberantasan Korupsi untuk kedua kalinya, --setelah sebelumnya menang pada sidang praperadilan pertama. Kini, dia pun mengadu nasib kembali lewat praperadilan. Desakan Setnov mundur terus bermunculan dan semakin kuat menyusul penetapan tersangka dan penahanan Setnov yang dilakukan KPK. Mantan Ketua Fraksi Golkar itu sudah mendekam di Rumah Tahanan KPK sejak dua pekan lalu. Mayoritas anggota fraksi di dewan Senayan, di antaranya dari Fraksi PDIP, PAN, NasDem, Gerindra, PPP, Demokrat, PK