• Jelajahi

    Copyright © Markibong - Media Investigasi - Indonesian News & NewsFeed
    Best Viral Premium Blogger Templates

    iklan

    Sponsor

    Pemerintah AS Ditutup Ditangan Trump

    DarkNet
    Kamis, 04 Mei 2017, 8:21:00 AM WIB

    Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengambil langkah tidak biasa dengan menyerukan penutupan pemerintahan AS. Seruan ini disampaikan Trump setelah Kongres AS menyepakati tambahan anggaran untuk sepekan ke depan.

    Pada Jumat (28/4) lalu, politikus Partai Republik dan Partai Demokrat dalam Kongres AS menyepakati rencana anggaran pengganti atau yang disebut 'stopgap spending bill' dalam voting secara lisan. Rencana anggaran pengganti ini mengatur dana tambahan kepada pemerintah federal untuk terus beroperasi hingga 5 Mei mendatang. 

    Kesepakatan untuk rencana anggaran pengganti ini mencegah terjadinya penutupan pemerintah federal AS pada Sabtu (29/4) lalu atau tepat saat momen 100 hari Trump menjabat. Namun Kongres nantinya masih harus membahas soal rencana anggaran keseluruhan untuk membiayai pemerintahan mulai 29 April hingga 30 September mendatang, saat tahun fiskal berakhir. 

    Dalam rencana anggaran pengganti itu, politikus Republikan dan Demokrat sepakat tidak memasukkan usulan Trump soal biaya proyek pembangunan tembok perbatasan AS-Meksiko. 

    Menanggapi hal ini, Trump melontarkan komentar via akun Twitter-nya, yang isinya menyebut mungkin pemerintahan AS tidak perlu dibiayai agar tutup atau mengalami penutupan seperti yang dikhawatirkan banyak pihak.

    "Negara kita butuh 'penutupan' yang baik pada September untuk memperbaiki kekacauan," kicau Trump via akun Twitter pribadinya,@realDonaldTrump, seperti dilansir AFP, Rabu (3/5/2017).

    Tidak hanya itu, Trump juga menyerukan perubahan aturan dalam penetapan rencana anggaran yang harus disepakati oleh 60 suara mayoritas dalam Senat. Diketahui bahwa dari 100 anggota Senat, Republikan mendominasi dengan menempati 52 kursi. 

    Namun dengan aturan kuorum harus 60 suara untuk meloloskan rencana anggaran, maka dibutuhkan kompromi antarpartai dan dukungan dari Demokrat untuk bisa meloloskan rencana anggaran itu. 

    "Alasan rencana anggaran dirundingkan antara Republikan dan Demokrat adalah, kita butuh 60 suara di Senat yang memang tidak ada! Kita... bisa memilih lebih banyak Senator Republikan pada tahun 2018 atau ubah aturannya sekarang menjadi 51 persen," kicau Trump. Jika aturan sungguh diubah, maka akan mengubah perpolitikan AS dan membuat rencana anggaran lebih partisan serta menghapuskan kerja sama antarpartai.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Internasional

    +