Langsung ke konten utama

Mengungkap Dalang Penyiraman Air Keras di Wajah Novel Baswedan


Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan membenarkan adanya foto-foto orang yang sering mengintai rumah Novel Baswedan. Dia mengatakan pihak kepolisian juga memiliki foto tersebut.

"Jadi, dua minggu yang lalu memang ada beberapa, ada di sekitar rumah saudara Novel, itu kami pun punya foto itu ya. Kami pun punya, sekitar dua minggu yang lalu, itu sudah kami ada," kata Iriawan di RS Jakarta Eye Center, Jalan Teuku Cik Ditiro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/4/2017) malam. 

Iriawan mengatakan akan mengecek korelasi foto tersebut dengan peristiwa penyerangan yang terjadi pada Selasa (10/4) pagi. Dia juga akan mencocokkan dengan keterangan dari para saksi.

"Jadi kita akan cross check ke sana ya, apa ada korelasinya atau tidak. Belum tentu juga, tapi itu masukan buat kami. Dan tentu kami akan memeriksa semua saksi yang ada. Sudah ada enam saksi diperiksa," tuturnya.

Iriawan mengatakan, saat ini tim khusus penanganan kasus teror ini sudah dibentuk. Dia enggan menyebutkan berapa jumlah personel yang dilibatkan dalam tim ini.

Namun, dia memastikan pihak kepolisian berupaya mengusut kasus ini hingga tuntas dengan cepat. Iriawan mengatakan, saat ini barang bukti sudah dicek di laboratorium forensik (labfor).

"Tim juga kami bentuk juga. Kemudian ada beberapa barang bukti yang kita ambil. Termasuk cairan sudah kita periksa ke labfor, untuk memastikan cairan tersebut, a1-nya atau pastinya apa, kita tunggu dari labfor," katanya.

Sebelumnya diberitakan, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD juga mengatakan ada foto orang asing yang membuntuti Novel. Novel sempat menceritakan dirinya sering dibuntuti orang.

Dan Novel juga mengirimkan gambar itu kepada Mahfud. Namun Mahfud menyerahkan indikasi itu kepada pihak kepolisian.

"Indikasi-indikasi saja bahwa pernah ada ini ada itu, bahkan sudah mengirim gambar yang selalu membuntuti itu, biar itu nanti polisi," ujar Mahfud di RS JEC, Selasa (11/4) siang.

Mahfud tidak menjelaskan secara detail mengenai gambar yang dimaksud. Dia hanya menyampaikan bahwa gejala-gejala mencurigakan telah terjadi terhadap Novel akhir-akhir ini.

"Ya, ada gejala-gejala yang mencurigakan, ada orang yang sedang datang ke lingkungan dia, bahkan sudah membuntuti, tinggal dicari saja itu," tuturnya.

Hal serupa juga dikatakan oleh Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar usai menjenguk Novel di RS JEC. Dia mengatakan, saat itu tetangga Novel kerap mengambil foto orang yang sering mengintai Novel. Novel juga sering menunjukkan foto tersebut kepada Dahnil. Orang tak dikenal itu mengintai Novel secara rutin. 

Postingan populer dari blog ini

Presiden Donald Trump Resmi Dilengserkan, Presiden Ketiga dalam Sejarah AS

Donald Trump WASHINGTON DC  - Presiden AS Donald Trump resmi menjadi presiden ketiga dalam sejarah Negeri "Uncle Sam" yang dimakzulkan atau impeachment. Dalam sidang paripurna yang digelar Rabu malam waktu setempat (18/12/2019), DPR AS menyetujui dua pasal pemakzulan terhadap presiden 73 tahun itu. Pasal pertama: Penyalahgunaan Kekuasaan, mendapat dukungan 230, dengan 197 politisi House of Representatives. Adapun jumlah minimal dukungan yang diperlukan di DPR AS guna membawa proses pemakzulan Trump ke level Senat adalah 216. Sementara pasal 2: Menghalangi Penyelidikan Kongres menerima dukungan 229, dalam hasil yang dibacakan Ketua DPR AS Nancy Pelosi. Trump pun menjadi presiden setelah Andrew Johnson (1868), dan Bill Clinton (1998) yang dimakzulkan di level DPR AS. Setelah ini, tahap selanjutnya dalam proses pemakzulan adalah membawa resolusi tersebut ke level Senat, di mana mereka akan membahasnya tahun depan. Di tahap ini, kecil kemungkinan Tr

Diguyur Hujan Deras Senayan Digenangi Banjir Setinggi 1 Meter

Jakarta - Hujan deras mengguyur Jakarta hingga berjam-jam membuat beberapa titik di Ibukota terendam banjir. Seperti yang terjadi baru-baru ini di daerah Senayan, Senin (17/12/2019) Terlihat dari  video  unggahan oleh seorang Netizen yang dibagikan di grup laman Facebooknya, Daniel Pray , membagikan unggahan video yang menunjukan aktivitas pengendara yang sibuk menyelamatkan kendaraan mereka yang terendam banjir.  Senayan terendam banjir, Senin, (17/12/2019) Dari unggahan tersebut beberapa komentar kocak dan nyeleneh muncul, diantara : Natalia Claudia Soetantiyo   Wuihh keren banget jakarta kaya venice 1 Sembunyikan atau laporkan ini Suka  ·  2 jam Harry Ibrani   Salah ahokkk Sembunyikan atau laporkan ini Suka  ·  1 jam Wendy Tjandra   Jelas ahok yg salah.. kenapa dia sampe kalah dan tidak menjadi gubenur jakarta!!  Kalo gabener skr jgn disalahin lah, percuma dia pinter ngeles..

Setya Novanto Tak Rela Melepaskan Kedua Jabatannya

Setya Novanto alias Setnov masih belum mau melepaskan dua jabatan penting, baik sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dan Ketua Umum Partai Golkar. Lewat dua pucuk surat yang ditulisnya dua pekan lalu, Setnov meminta tak dilengserkan dari dua posisi tersebut. Mantan Bendahara Umum Partai Golkar itu meminta waktu untuk membuktikan bahwa dirinya tak terlibat dalam kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP, yang ditaksir merugikan negara hingga Rp2,3 triliun. Setnov menyandang status tersangka dari Komisi Pemberantasan Korupsi untuk kedua kalinya, --setelah sebelumnya menang pada sidang praperadilan pertama. Kini, dia pun mengadu nasib kembali lewat praperadilan. Desakan Setnov mundur terus bermunculan dan semakin kuat menyusul penetapan tersangka dan penahanan Setnov yang dilakukan KPK. Mantan Ketua Fraksi Golkar itu sudah mendekam di Rumah Tahanan KPK sejak dua pekan lalu. Mayoritas anggota fraksi di dewan Senayan, di antaranya dari Fraksi PDIP, PAN, NasDem, Gerindra, PPP, Demokrat, PK