Langsung ke konten utama

Menangis Melihat Anak-anak Tewas di Suriah, Trump Kirim Rudal ke Pangkalan Udara Tempat Senjata Kimia Diluncurkan


Washington DC - Foto memilukan pria Suriah memeluk erat dua bayi kembarnya yang tewas akibat serangan kimia, telah menggerakkan hati Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Puluhan rudal AS ditembakkan ke Suriah usai Trump memerintahkan serangan untuk melawan rezim Presiden Bashar al-Assad.

Dalam pernyataannya saat mengumumkan serangan militer AS ke pangkalan udara Suriah, seperti dilansir CNN, Jumat (7/7/2017), Trump menyatakan, tidak seharusnya anak-anak mengalami peristiwa horor seperti di Suriah. 

"Menggunakan gas saraf yang mematikan, Assad merenggut nyawa para pria, wanita dan anak-anak yang tak berdaya. Itu menjadi kematian yang brutal dan lamban untuk banyak orang," ucap Trump dalam pernyataannya pada Kamis (6/4) malam waktu AS.

"Bahkan bayi-bayi yang cantik dibunuh secara kejam dalam serangan yang sangat biadab ini. Tak ada anak Tuhan yang harus mengalami kengerian semacam ini," imbuhnya. 

"Malam ini, saya memerintahkan serangan militer terarah pada pangkalan udara di Suriah, yang menjadi lokasi serangan kimia dilancarkan," tegas Trump.

Serangan kimia yang melanda kota Khan Sheikhun, Provinsi Idlib, pada Selasa (4/4) waktu setempat telah menewaskan lebih dari 80 orang, dengan 26 orang di antaranya merupakan anak-anak. Dua bayi berusia 9 bulan ikut menjadi korban tewas. 

Kedua bayi kembar itu merupakan anak dari seorang pria Suriah bernama Abdul Hamid Youssef, yang kehilangan 25 anggota keluarganya dalam serangan kimia itu. Foto Youssef saat memeluk kedua bayinya yang terbungkus kain putih, menjadi viral di media sosial. 

Foto Youssef itu menyayat hati juga mengejutkan dunia. Banyak orang di dunia menyerukan aksi tegas terhadap Suriah usai melihat foto itu. Di Washington DC, seperti dituturkan seorang pejabat senior AS kepada CNN, foto itu menggerakkan hati seorang Presiden AS yang akhirnya mengambil keputusan tegas. 

Sedikitnya 59 rudal jenis Tomahawk ditembakkan dari dua kapal perang AS jenis penghancur, USS Porter dan USS Ross, yang siaga di Laut Mediterania. Rudal-rudal itu ditembakkan secara terarah pada pesawat tempur, landasan udara dan pusat pengisian bahan bakar di pangkalan udara Suriah. 

Postingan populer dari blog ini

Presiden Donald Trump Resmi Dilengserkan, Presiden Ketiga dalam Sejarah AS

Donald Trump WASHINGTON DC  - Presiden AS Donald Trump resmi menjadi presiden ketiga dalam sejarah Negeri "Uncle Sam" yang dimakzulkan atau impeachment. Dalam sidang paripurna yang digelar Rabu malam waktu setempat (18/12/2019), DPR AS menyetujui dua pasal pemakzulan terhadap presiden 73 tahun itu. Pasal pertama: Penyalahgunaan Kekuasaan, mendapat dukungan 230, dengan 197 politisi House of Representatives. Adapun jumlah minimal dukungan yang diperlukan di DPR AS guna membawa proses pemakzulan Trump ke level Senat adalah 216. Sementara pasal 2: Menghalangi Penyelidikan Kongres menerima dukungan 229, dalam hasil yang dibacakan Ketua DPR AS Nancy Pelosi. Trump pun menjadi presiden setelah Andrew Johnson (1868), dan Bill Clinton (1998) yang dimakzulkan di level DPR AS. Setelah ini, tahap selanjutnya dalam proses pemakzulan adalah membawa resolusi tersebut ke level Senat, di mana mereka akan membahasnya tahun depan. Di tahap ini, kecil kemungkinan Tr

Diguyur Hujan Deras Senayan Digenangi Banjir Setinggi 1 Meter

Jakarta - Hujan deras mengguyur Jakarta hingga berjam-jam membuat beberapa titik di Ibukota terendam banjir. Seperti yang terjadi baru-baru ini di daerah Senayan, Senin (17/12/2019) Terlihat dari  video  unggahan oleh seorang Netizen yang dibagikan di grup laman Facebooknya, Daniel Pray , membagikan unggahan video yang menunjukan aktivitas pengendara yang sibuk menyelamatkan kendaraan mereka yang terendam banjir.  Senayan terendam banjir, Senin, (17/12/2019) Dari unggahan tersebut beberapa komentar kocak dan nyeleneh muncul, diantara : Natalia Claudia Soetantiyo   Wuihh keren banget jakarta kaya venice 1 Sembunyikan atau laporkan ini Suka  ·  2 jam Harry Ibrani   Salah ahokkk Sembunyikan atau laporkan ini Suka  ·  1 jam Wendy Tjandra   Jelas ahok yg salah.. kenapa dia sampe kalah dan tidak menjadi gubenur jakarta!!  Kalo gabener skr jgn disalahin lah, percuma dia pinter ngeles..

Setya Novanto Tak Rela Melepaskan Kedua Jabatannya

Setya Novanto alias Setnov masih belum mau melepaskan dua jabatan penting, baik sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dan Ketua Umum Partai Golkar. Lewat dua pucuk surat yang ditulisnya dua pekan lalu, Setnov meminta tak dilengserkan dari dua posisi tersebut. Mantan Bendahara Umum Partai Golkar itu meminta waktu untuk membuktikan bahwa dirinya tak terlibat dalam kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP, yang ditaksir merugikan negara hingga Rp2,3 triliun. Setnov menyandang status tersangka dari Komisi Pemberantasan Korupsi untuk kedua kalinya, --setelah sebelumnya menang pada sidang praperadilan pertama. Kini, dia pun mengadu nasib kembali lewat praperadilan. Desakan Setnov mundur terus bermunculan dan semakin kuat menyusul penetapan tersangka dan penahanan Setnov yang dilakukan KPK. Mantan Ketua Fraksi Golkar itu sudah mendekam di Rumah Tahanan KPK sejak dua pekan lalu. Mayoritas anggota fraksi di dewan Senayan, di antaranya dari Fraksi PDIP, PAN, NasDem, Gerindra, PPP, Demokrat, PK