Langsung ke konten utama

Kolam Susu Diatambua


Bukan lautan, hanya kolam susu... Begitulah lirik lagu legendaris Koes Plus. Siapa sangka, tempat itu sungguhan ada di Indonesia.

"Lagu Koes Plus yang kolam susu itu terinspirasi dari destinasi wisata di Atambua," kata Kabag Humas dan Protokol Pemkab Belu, Fridolinus Siribein kepada detikTravel dan Tim Tapal Batas detikcom ketika baru sampai di Atambua.

Sebelum kita pulang ke Jakarta, tim pun mencari lokasi itu, Minggu (2/4/2017). Danau dengan nama unik ini ada di Kecamatan Kakuluk Mesak, sekitar 23 km dari pusat Kota Atambua dan dapat ditempuh sekitar 45 menit.

Dari plang gapura gerbang masuknya, ejaannya adalah Kolam Susuk, yang kemudian dimodifikasi Koes Plus menjadi Kolam Susuk. Pemandu kami mengatakan Susuk artinya nyamuk.

Tambak ikan bandeng yang fotogenik (Fitraya/detikTravel)Tambak ikan bandeng yang fotogenik (Fitraya/detikTravel)


Tidak heran, karena daerah ini tidak jauh dari Pantai Teluk Gurita. Kawasan ini rupanya adalah area tambak bandeng. Di kanan kiri jalan menjelang Danau Kolam Susuk adalah tambang bandeng yang menyajikan pemandangan indah yang memantulkan langit.

Ada pos pengelola, namun dibiarkan kosong, agak kurang terurus sepertinya. Tugu di gerbang masuknya, malah jadi tempat istirahat kambing. Danau Kolam Susuk relatif sepi saat kami datang. Beberapa orang tampak memancing, tapi mereka adalah warga lokal.

Di seberang danau, tampak warga sedang memandikan kerbau. Sementara di dekat saya ada beberapa anak-anak mandi dengan penuh riang gembira. Sampai agak ke tengah, danau ini tidak begitu dalam.

Ada beberapa gazebo di pinggir danau untuk duduk bersantai menikmati suasana. Plang dekorasi Danau Kolam Susuk, malah tertutup oleh pepohonan.

Anak-anak mandi di danau (Fitraya/detikTravel)Anak-anak mandi di danau (Fitraya/detikTravel)


Wisatawan yang saya jumpai adalah Omdan dari Flores. Dia adalah seorang pekerja proyek Waduk Rotikulut, sebuah proyek infrastruktur besar di Kabupaten Belu.

"Kalau kerjaan proyek lagi libur, saya isi waktu liburan dengan pergi memancing ke sini. Lumayan bisa dapat mujair atau ikan kecil," ujarnya.

Danau Kolam Susuk memang cantik. Tidak heran kalau Koes Plus mengadaptasinya menjadi lagu yang legendaris. Kalau liburan ke Atambua, sekalian mampir ke sini ya!

Simak kisah-kisah lain petualangan ke Atambua di Tapal Batas Detikcom.


Simak kisah-kisah lain petualangan ke Atambua di Tapal Batas Detikcom (https://tapalbatas.detik.com/)Gazebo untuk menikmati pemandangan (Fitraya/detikTravel)

Postingan populer dari blog ini

Presiden Donald Trump Resmi Dilengserkan, Presiden Ketiga dalam Sejarah AS

Donald Trump WASHINGTON DC  - Presiden AS Donald Trump resmi menjadi presiden ketiga dalam sejarah Negeri "Uncle Sam" yang dimakzulkan atau impeachment. Dalam sidang paripurna yang digelar Rabu malam waktu setempat (18/12/2019), DPR AS menyetujui dua pasal pemakzulan terhadap presiden 73 tahun itu. Pasal pertama: Penyalahgunaan Kekuasaan, mendapat dukungan 230, dengan 197 politisi House of Representatives. Adapun jumlah minimal dukungan yang diperlukan di DPR AS guna membawa proses pemakzulan Trump ke level Senat adalah 216. Sementara pasal 2: Menghalangi Penyelidikan Kongres menerima dukungan 229, dalam hasil yang dibacakan Ketua DPR AS Nancy Pelosi. Trump pun menjadi presiden setelah Andrew Johnson (1868), dan Bill Clinton (1998) yang dimakzulkan di level DPR AS. Setelah ini, tahap selanjutnya dalam proses pemakzulan adalah membawa resolusi tersebut ke level Senat, di mana mereka akan membahasnya tahun depan. Di tahap ini, kecil kemungkinan Tr

Diguyur Hujan Deras Senayan Digenangi Banjir Setinggi 1 Meter

Jakarta - Hujan deras mengguyur Jakarta hingga berjam-jam membuat beberapa titik di Ibukota terendam banjir. Seperti yang terjadi baru-baru ini di daerah Senayan, Senin (17/12/2019) Terlihat dari  video  unggahan oleh seorang Netizen yang dibagikan di grup laman Facebooknya, Daniel Pray , membagikan unggahan video yang menunjukan aktivitas pengendara yang sibuk menyelamatkan kendaraan mereka yang terendam banjir.  Senayan terendam banjir, Senin, (17/12/2019) Dari unggahan tersebut beberapa komentar kocak dan nyeleneh muncul, diantara : Natalia Claudia Soetantiyo   Wuihh keren banget jakarta kaya venice 1 Sembunyikan atau laporkan ini Suka  ·  2 jam Harry Ibrani   Salah ahokkk Sembunyikan atau laporkan ini Suka  ·  1 jam Wendy Tjandra   Jelas ahok yg salah.. kenapa dia sampe kalah dan tidak menjadi gubenur jakarta!!  Kalo gabener skr jgn disalahin lah, percuma dia pinter ngeles..

Setya Novanto Tak Rela Melepaskan Kedua Jabatannya

Setya Novanto alias Setnov masih belum mau melepaskan dua jabatan penting, baik sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dan Ketua Umum Partai Golkar. Lewat dua pucuk surat yang ditulisnya dua pekan lalu, Setnov meminta tak dilengserkan dari dua posisi tersebut. Mantan Bendahara Umum Partai Golkar itu meminta waktu untuk membuktikan bahwa dirinya tak terlibat dalam kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP, yang ditaksir merugikan negara hingga Rp2,3 triliun. Setnov menyandang status tersangka dari Komisi Pemberantasan Korupsi untuk kedua kalinya, --setelah sebelumnya menang pada sidang praperadilan pertama. Kini, dia pun mengadu nasib kembali lewat praperadilan. Desakan Setnov mundur terus bermunculan dan semakin kuat menyusul penetapan tersangka dan penahanan Setnov yang dilakukan KPK. Mantan Ketua Fraksi Golkar itu sudah mendekam di Rumah Tahanan KPK sejak dua pekan lalu. Mayoritas anggota fraksi di dewan Senayan, di antaranya dari Fraksi PDIP, PAN, NasDem, Gerindra, PPP, Demokrat, PK