Langsung ke konten utama

"Kesetiaan" Djarot Kepada Ahok Tak Terlupakan Sepanjang Masa

JANGAN LUPAKAN DJAROT YANG BAIK

"Apa yang membuat pak Djarot yakin bahwa pak Ahok itu orang baik ?" Tanya Rosi.
"Hatinya...ya hatinya baik dan bersih, dia tak bisa melihat orang menderita." Jawab Djarot pelan namun penuh keyakinan. Lalu sorot mata Ahok nampak terharu. Mereka bukan hanya pasangan dwitunggal kepemimpinan, tapi juga persahabatan yang menggetarkan.
(Itulah serpihan kisah indah mengharukan antara Djarot dan Ahok dalam acara Rosi Kompas TV).
Konon..
Dulu di awal kisah, ketika beberapa pihak membujuk Djarot untuk maju sebagai Cagub, berikut jawaban Djarot yang mengharukan :
"Saya bukan orang ambisius. Kalau dulu Pak Ahok berjuang mati-matian menghadirkan saya, ketika tidak ada perbedaan prinsip, saya selalu susah senang bersama Pak Ahok untuk membumikan Indonesia," sambungnya.
Djarot lebih dari seorang Wagub untuk Ahok. Hal ini terbukti ketika ia menjadi "Wagub" yang setia kepada Ahok. Dia bahkan tak ingin nama besar. Ia biarkan kredit dan apresiasi bagi sang gubernur. Bagi Ahok, Djarot bukan hanya pasangan pemimpin - tapi juga sahabat.

Ada kalimat bijak indah : "Bahkan ketika dunia ingin menjatuhkanmu, seorang sahabat akan tetap datang dan hadir di sampingmu."

Dan itulah yang dialami Ahok dalam jatuh bangun perjalanannya yang berdarah-darah, Djarot selalu hadir di sampingnya. Bahkan ketika Djarot berkampanye seorang diri dan ditolak habis di beberapa tempat, diusir dan dimaki - ia menghadapinya tanpa gentar sekaligus penuh kesabaran. Dia tetap membela sahabatnya, Ahok. Ia tak pernah menggunting dalam lipatan. Ia setia.

Kini semuanya telah usai. Tapi Djarot telah meninggalkan sebuah pelajaran 'politik kemanusiaan' yang sangat berharga bagi bangsa ini. Persaudaraan dan persahabatan itu tidak bisa disekat oleh perbedaan agama maupun warna kulit. Ahok Cina dan Kristen, Djarot Islam dan Jawa. Djarot menempatkan kepentingan rakyat (DKI dan bangsa) di atas perbedaan primordial itu. Dan di atas segalanya, Djarot menerima Ahok sebagai sesama manusia.

Djarot mengajarkan pada kita semua bahwa puncak agama itu adalah cinta. Bahwa bila kita mencintai Tuhan maka kita harus mencintai ciptaan-Nya. Dan itu semua ia tunjukkan bagaimana ia membela, menjaga dan menyayangi Ahok - sahabatnya.

Di tangan Djarot, sebuah politik menjadi manusiawi. Bangsa ini beruntung memiliki dua putra terbaik bangsa itu. Djarot, namamu juga terukir indah dalam perjalanan sejarah bangsa ini. Nama yang membikin sejuk hati rakyat.

Postingan populer dari blog ini

Bongkar...Video Mesum Ustadz Azhar Idrus, Ulama Cabul Yang Getol Dipakai FPI dan HTI

Siapa yang tidak kenal dengan Ustadz Azhar Idrus ini, seorang Ulama yang laris manis dimalaysia dan indonesia dengan gaya ceramah yang Inkonvensional, cerdas, singkat dan jenaka. Awalnya , Ia  biasa berceramah di sekitar masjid-masjid dan surau-surau di pelosok Malaysia.  Dan sekarang ia semakin terkenal saat ia berceramah bersama Zizan Raja Lawak (seorang komedian malaysia). Ustadz ini juga sering mengunggah rekaman ceramahnya ke YouTube, dan aktif menjawab berbagai pertanyaan di akun Facebook pribadinya. Tapi siapa sangka, terkuak Video Porno Ustad ini sejak tahun 2014 dan bahkan Ia juga sering diundang oleh FPI dan HTI, wow...11 dan 12 dengan Habib Rizieq kasus firza hot. Oke sekarang kita mengerti, mengapa mereka ini begitu getol dakwah tapi malah berzinah. 1. Dakwah mereka hanya untuk mencari nafkah bukan hidup untuk ibadah. 2. Mereka dakwah hanya untuk  popularitas bukan untuk prioritas jadi jangan heran jika ulama-ulama gini banyak tersandung kasus hukum bahk

Bongkar... Ini Alasan Raja Salman Menolak Bertemu Habib Rizieq

Imam Besar FPI yang menjadi tersangka kasus penghinaan Pancasila dan pesan yang berbau pornografi dengan Firza, Rizieq Shihab, ditolak mentah-mentah oleh pihak protokoler Kerajaan Saudi Arabia untuk bertemu Raja Salman. Meskipun Rizieq sudah mati-matian melobi dengan mengirimkan foto-foto demo aksi dengan bumbu-bumbu terbesar dalam sejarah umat Islam, Rizieq juga mengaku sebagai alumnus universitas di Saudi Arabia. Rizieq Shihab juga menggunakan relasinya di DPR seperti Fadli Zon dan Fahri Hamzah agar diterima pihak Kerajaan Saudi Arabia namun ternyata tetap ditolak. Ternyata terbongkar sebab utama mengapa pihak protokoler Kerajaan Saudi Arabia tidak mau ditemui Rizieq karena adanya masukan dari Dubes Saudi Arabia di Jakarta sebagai berikut: 1) Dalam Stamboom Silsilah Habib, Rizieq ternyata tdk punya garis Keturunan Habaib. 2) Pendemo Pemerintah, DILARANG dalam Undang-undangan Kerajaan Saudi Arabia, Sementara itu Rizieq adalah aktor intelektual dalam demo-demo, yang saa

Fakta pilu Ayu Shelisa yang terkubur selama 10 Tahun di Septic Tank

Bantul - Temuan kerangka Ayu Shelisa di dalam septic tank milik Waluyo mengungkap sejumlah fakta pilu semasa Shelisa masih hidup. Rupanya Sheli, sapaan karibnya, pernah menyampaikandisunduti rokok hingga ingin pisah dari suaminya, Edi Susanto.  Itu disampaikan ibu Sheli, Anik Maidarningsih (51) saat ditemui di kediamannya di Kampung Badran, Bumijo, Jetis, Yogyakarta. Anik pun tak menyangka menantunya itu tega berbuat kasar ke putri bungsunya itu.  "Ya pernah dikasari sampai pernah dislomoti (disundut) rokok (sama Edi). Kadang-kadang nangis ingin pisah, tapi saya sebagai orang tua ya hanya memberi nasihat," kata Anik saat ditemui di kediamannya, Kamis (26/12/2019). "Saya tidak pernah menyangka marahnya Edi sampai (tega) sama anak saya. Sudah anak saya lebih baik dikembalikan ke rumah," ujarnya kelu. Anik menyebut Sheli menikah dengan Edi pada 2006 silam. Selama menikah keduanya belum memiliki anak. Semasa Sheli masih hidup, pasangan itu serin