Langsung ke konten utama

Hebat...Ini Ucapan Sakti Ahok Yang Diakui Sandiaga Uno


Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menjelaskan soal kenaikan saham perusahaannya, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), sehari setelah Pilgub DKI. 

Sandiaga menegaskan kenaikan tersebut terjadi karena selentingan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sesaat sebelum pencoblosan.

"Ini mungkin gara-gara Pak Basuki ngomong saat deklarasi damai. Saya sampaikan apapun yang dilakukan pelaku pasar itu murni bisnis. Saya sekarang sudah nggak ada di korporasi. Jadi dipastikan akan memihak pada warga kebanyakan bukan pada perusahaan," kata Sandiaga di Jalan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (20/4/2017).

Sandiaga mengatakan kemenangan dirinya via quick count membawa efek positif dari sisi ekonomi. Ia mengatakan tidak hanya perusahaan besar yang mendapatkan dampak tersebut tapi juga pasar secara umum.

"Reaksi pasar itu nggak bisa dupungkiri ini sebuah harapan bagi mereka bahwa ekonomi akan lebih bergerak. Harga-harga juga ikut terbantu," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Ahok mengatakan bahwa saham milik perusahaan Sandiaga akan naik bila terpilih. Dirinya juga meyakinkan kepada warga bahwa memiliki hubungan yang baik dengan pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno 

"Kami, berdua, bercanda 'kalau yang nomor 3 menang, saham Saratoga naik'. Pada dasarnya, kami ini teman. Suasana di bawah ini yang bikin suasananya jadi kayak nggak berteman. Tentu kita harapkan, semua bisa jalan dengan baik," ucap Ahok dalam acara deklarasi damai di Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin awal pekan ini.

Postingan populer dari blog ini

Presiden Donald Trump Resmi Dilengserkan, Presiden Ketiga dalam Sejarah AS

Donald Trump WASHINGTON DC  - Presiden AS Donald Trump resmi menjadi presiden ketiga dalam sejarah Negeri "Uncle Sam" yang dimakzulkan atau impeachment. Dalam sidang paripurna yang digelar Rabu malam waktu setempat (18/12/2019), DPR AS menyetujui dua pasal pemakzulan terhadap presiden 73 tahun itu. Pasal pertama: Penyalahgunaan Kekuasaan, mendapat dukungan 230, dengan 197 politisi House of Representatives. Adapun jumlah minimal dukungan yang diperlukan di DPR AS guna membawa proses pemakzulan Trump ke level Senat adalah 216. Sementara pasal 2: Menghalangi Penyelidikan Kongres menerima dukungan 229, dalam hasil yang dibacakan Ketua DPR AS Nancy Pelosi. Trump pun menjadi presiden setelah Andrew Johnson (1868), dan Bill Clinton (1998) yang dimakzulkan di level DPR AS. Setelah ini, tahap selanjutnya dalam proses pemakzulan adalah membawa resolusi tersebut ke level Senat, di mana mereka akan membahasnya tahun depan. Di tahap ini, kecil kemungkinan Tr

Diguyur Hujan Deras Senayan Digenangi Banjir Setinggi 1 Meter

Jakarta - Hujan deras mengguyur Jakarta hingga berjam-jam membuat beberapa titik di Ibukota terendam banjir. Seperti yang terjadi baru-baru ini di daerah Senayan, Senin (17/12/2019) Terlihat dari  video  unggahan oleh seorang Netizen yang dibagikan di grup laman Facebooknya, Daniel Pray , membagikan unggahan video yang menunjukan aktivitas pengendara yang sibuk menyelamatkan kendaraan mereka yang terendam banjir.  Senayan terendam banjir, Senin, (17/12/2019) Dari unggahan tersebut beberapa komentar kocak dan nyeleneh muncul, diantara : Natalia Claudia Soetantiyo   Wuihh keren banget jakarta kaya venice 1 Sembunyikan atau laporkan ini Suka  ·  2 jam Harry Ibrani   Salah ahokkk Sembunyikan atau laporkan ini Suka  ·  1 jam Wendy Tjandra   Jelas ahok yg salah.. kenapa dia sampe kalah dan tidak menjadi gubenur jakarta!!  Kalo gabener skr jgn disalahin lah, percuma dia pinter ngeles..

Setya Novanto Tak Rela Melepaskan Kedua Jabatannya

Setya Novanto alias Setnov masih belum mau melepaskan dua jabatan penting, baik sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dan Ketua Umum Partai Golkar. Lewat dua pucuk surat yang ditulisnya dua pekan lalu, Setnov meminta tak dilengserkan dari dua posisi tersebut. Mantan Bendahara Umum Partai Golkar itu meminta waktu untuk membuktikan bahwa dirinya tak terlibat dalam kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP, yang ditaksir merugikan negara hingga Rp2,3 triliun. Setnov menyandang status tersangka dari Komisi Pemberantasan Korupsi untuk kedua kalinya, --setelah sebelumnya menang pada sidang praperadilan pertama. Kini, dia pun mengadu nasib kembali lewat praperadilan. Desakan Setnov mundur terus bermunculan dan semakin kuat menyusul penetapan tersangka dan penahanan Setnov yang dilakukan KPK. Mantan Ketua Fraksi Golkar itu sudah mendekam di Rumah Tahanan KPK sejak dua pekan lalu. Mayoritas anggota fraksi di dewan Senayan, di antaranya dari Fraksi PDIP, PAN, NasDem, Gerindra, PPP, Demokrat, PK