Langsung ke konten utama

Bravo Polres Kutai Barat, Bandar Narkoba Ibu Paruh Baya Ditangkap Setelah Berhasil Melarikan Diri


Kutai Barat – Satreskoba Polres Kubar Kembali Berhasil Mengungkap, dan Menangkap seorang Ibu Paruh baya yang merupakan Bandar Narkoba kelas kakap.yang diduga telah lama beroerasi di Wilayah Kutai Barat.
“Iya, Hari Kamis tanggal 6 April 2017, jam 13.00 Wit.pihaknya melakukan penangkapan terhadap tersangka, Hj.Sitti Bimatto Binti Matto (alm), umur 57 Tahun, Kelahiran Pinrang 18 Juni 1960, Ibu rumah tangga, Agama Islam, Suku Bugis, Alamat di Kampung Linggang Bigung, Rt.09, Kecamatan Linggang Bigung” ,ucap Kapolres Kubar, AKBP.Pramuja Sigit Wahono, melalui Kabag Ops Kompol Sarman, senin(10/417) di Mapolres Kubar.
Lanjut Sarman, pada hari kamis tanggal 6 april 2017 sekitar pukul 18.00, tersangka mengaku sakit jantung, dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Harapan Insan Sendawar untuk menjalani perawatan di Kelas III Nomor 5. Pada tanggal 7 april sekitar pukul 04.00 wita subuh, tersangka berhasil kabur dari rumah sakit, kemudian tanggal 9 april 2017, sekitar pukul 05.00 wit tersangka kembali berhasil ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Kampung Sumber sari, jelas Sarman.
IMG-20170410-WA0046
Dari tangan tersangka berhasil diamankan, 12 poket shabu seberat 2,1 gram, 3 buah plastik klip warna bening ukuran 4×6 cm, uang tunai Rp.6.400.000, yang terdiri dari pecahan Rp.100.000 berjumlah 24 lembar, pecahan Rp.50.000 sejumlah 80 lembar, 2 buah plastik yang telah robek, 1 unit Handphone merek samsung warna emas.
IMG-20170410-WA0047
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka di kenakan, Pasal 114 ayat 1 atau Pasal 112 ayat 1 Undang Undang Republik Indonesia, Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, terang Sarman.
sumber: berantasnews.com

Postingan populer dari blog ini

Presiden Donald Trump Resmi Dilengserkan, Presiden Ketiga dalam Sejarah AS

Donald Trump WASHINGTON DC  - Presiden AS Donald Trump resmi menjadi presiden ketiga dalam sejarah Negeri "Uncle Sam" yang dimakzulkan atau impeachment. Dalam sidang paripurna yang digelar Rabu malam waktu setempat (18/12/2019), DPR AS menyetujui dua pasal pemakzulan terhadap presiden 73 tahun itu. Pasal pertama: Penyalahgunaan Kekuasaan, mendapat dukungan 230, dengan 197 politisi House of Representatives. Adapun jumlah minimal dukungan yang diperlukan di DPR AS guna membawa proses pemakzulan Trump ke level Senat adalah 216. Sementara pasal 2: Menghalangi Penyelidikan Kongres menerima dukungan 229, dalam hasil yang dibacakan Ketua DPR AS Nancy Pelosi. Trump pun menjadi presiden setelah Andrew Johnson (1868), dan Bill Clinton (1998) yang dimakzulkan di level DPR AS. Setelah ini, tahap selanjutnya dalam proses pemakzulan adalah membawa resolusi tersebut ke level Senat, di mana mereka akan membahasnya tahun depan. Di tahap ini, kecil kemungkinan Tr

Diguyur Hujan Deras Senayan Digenangi Banjir Setinggi 1 Meter

Jakarta - Hujan deras mengguyur Jakarta hingga berjam-jam membuat beberapa titik di Ibukota terendam banjir. Seperti yang terjadi baru-baru ini di daerah Senayan, Senin (17/12/2019) Terlihat dari  video  unggahan oleh seorang Netizen yang dibagikan di grup laman Facebooknya, Daniel Pray , membagikan unggahan video yang menunjukan aktivitas pengendara yang sibuk menyelamatkan kendaraan mereka yang terendam banjir.  Senayan terendam banjir, Senin, (17/12/2019) Dari unggahan tersebut beberapa komentar kocak dan nyeleneh muncul, diantara : Natalia Claudia Soetantiyo   Wuihh keren banget jakarta kaya venice 1 Sembunyikan atau laporkan ini Suka  ·  2 jam Harry Ibrani   Salah ahokkk Sembunyikan atau laporkan ini Suka  ·  1 jam Wendy Tjandra   Jelas ahok yg salah.. kenapa dia sampe kalah dan tidak menjadi gubenur jakarta!!  Kalo gabener skr jgn disalahin lah, percuma dia pinter ngeles..

Setya Novanto Tak Rela Melepaskan Kedua Jabatannya

Setya Novanto alias Setnov masih belum mau melepaskan dua jabatan penting, baik sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dan Ketua Umum Partai Golkar. Lewat dua pucuk surat yang ditulisnya dua pekan lalu, Setnov meminta tak dilengserkan dari dua posisi tersebut. Mantan Bendahara Umum Partai Golkar itu meminta waktu untuk membuktikan bahwa dirinya tak terlibat dalam kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP, yang ditaksir merugikan negara hingga Rp2,3 triliun. Setnov menyandang status tersangka dari Komisi Pemberantasan Korupsi untuk kedua kalinya, --setelah sebelumnya menang pada sidang praperadilan pertama. Kini, dia pun mengadu nasib kembali lewat praperadilan. Desakan Setnov mundur terus bermunculan dan semakin kuat menyusul penetapan tersangka dan penahanan Setnov yang dilakukan KPK. Mantan Ketua Fraksi Golkar itu sudah mendekam di Rumah Tahanan KPK sejak dua pekan lalu. Mayoritas anggota fraksi di dewan Senayan, di antaranya dari Fraksi PDIP, PAN, NasDem, Gerindra, PPP, Demokrat, PK