Langsung ke konten utama

Bahaya!!! Ini Agenda Rizieq Shihab dan Anies-Sandi, Sebarkan...


Rizieq merasa dia sekarang dibawah sebuah tekanan yang sangat berat dan mungkin tidak akan mampu keluar dari kasus-kasus yang menjeratnya, tapi amunisi terakhirnya ia tidak akan pernah sia-siakan lagi. Dalam kontestasi politik di jakarta ini, Rizieq memang santer ingin menjegal Ahok dan menjatuhkan Ahok dari sisi mana saja demi tercapainya orgasme aksinya. Aksi 212 sampai dengan 313 membuat negara kita lelah dan menguraskan energi besar demi menjaga keutuhan negara ini.

Ratusan milyar bahkan mencapai triliunan rupiah telah dihabiskan negara untuk menjaga keamanan. secara tidak langsung Rizieq telah mencuri uang negara dengan cara premanisme yaitu pengerahan massa yang merupakan ladang bisnisnya. Pesanan politik ini membuat Rizieq merasa bahwa disinilah hidupnya.

Rizieq dalam perannya sebagai orang yang sok penting membuat kami geram dan akan selalu mencari informasi tentang dirinya dan agenda-agenda busuknya. Preman berjubah ini membuat mata dunia tertuju kepada indonesia dan membuat mereka jijik melihat Indonesia yang hanya berkedok NKRI tapi di dalamnya terlalu banyak kebusukan, seperti mega korupsi, radikalisme, narkoba dan praktek-praktek jahat dalam tubuh pemerintahan yang belum terjamah oleh Presiden.

Kami memutuskan untuk membeberkan agenda Rizieq Shihab dan Anies-Sandi yang akan segera mereka lancarkan.

1. Agenda mereka yakni merapatkan barisan seluruh ulama-ulama radikal duduk bersama untuk menentukan arah gerakan NKRI Bersyariah, dalam waktu dekat mereka akan melaksanakan pertemuan tertutup tersebut tanpa adanya orang lain selain ulama dan orang-orang kepercayaan.

2. Agenda pembahasan mereka yakni memenangkan Anies-sandi dengan cara ekstrim yaitu mencuci otak warga DKI dengan cara mengetok pintu dan silaturahmi Al-Maidah 51. (mereka sudah memiliki data pemilih yang kontra dengan mereka, tujuan utama mereka yaitu orang-orang muslim).

3. Dengan cara kecurangan, menggunakan anggota Cyber untuk meretas masuk server KPU dengan manipulasi data (membunuh saja halal hukumnya, apalagi hanya meretas kata salah seorang kepercayaan Rizieq dalam perbincangan tersebut). KPU memberikan akses, ini bahaya...

4. Pada saat hari H akan ada penyusup yang telah rela pasang badan untuk membuat kecurangan yakni serangan fajar. ini sudah tersusun, tersistematis dan masif.

5. Jumlah dana yang disediakan untuk serangan fajar kurang lebih Rp. 2.000.000.000.000 atau 2 Triliun rupiah dari total pemilih tetap yang diumumkan KPU 6.983.692 jiwa sementara target mereka yang mereka sisir adalah pemilih menegah kebawah yang tempat dimana Anies-Sandi kalah sejumlah 4.000.000 jiwa yang menjadi target mereka untuk melabuhkan dana 2 Triliun tersebut, per pemilih mendapatkan maksimal Rp 500.000 perorang.

6. Agenda mereka untuk melakukan aksi Tamasya Al-Maidah 51 pada hari H, mereka akan mengerahkan massa dari luar jakarta untuk mengawal TPS tapi sebenaranya bukan pengawalan melainkan sebuah intimidasi agar pemilih memilih paslon nomor urut 3 dan menuntut bahwa mereka telah mengeluarkan dana 500.000 kepada pemilih.

7. Membujuk bahkan menjanjikan dana besar kepada  Sumarno selaku Ketua KPU DKI untuk berlaku curang untuk memenangkan Anies-Sandi, informasi berkisar 50 Milyar dan ini sangat cukup membuat semua komisioner gelap mata.

8. Dana tersebut masih kami telusuri siapa donatur yang berani spekulasi, untuk sementara kecurigaan kami terhadap pengembang property dijakarta yang mungkin bermasalah dengan kepemimpinan Ahok-Djarot atau pihak asing yang menunggangi Pilkada ini yang ingin mengembangkan kerajaan bisnis haramnya di Indonesia.

9. Untuk pengembalian dana, donatur akan mendapatkan megaproyek yang nilai besarannya lebih besar daripada dana 2 triliun. "Multi years Project".

10. Agenda mereka ini akan digerakan oleh kaliber-kaliber Rizieq Shihab yang sudah siap untuk dipenjara bahkan mati demi perut mereka dan keserakahan mereka untuk memipin.

Nah, dalam agenda mereka yang kami beberkan melalui informan kami merupakan senjata pemusnah massal mereka, Anies-Sandi yang selama ini memperdebatkan pengeluaran mereka merupakan hanya tak-tik saja bahwa mereka harus berhemat. Mereka menggiring opini publik bahwa mereka sudah terpuruk dan tidak memiliki apa-apa, padahal mereka sudah mempersiapkan senjata ini yaitu dana besar mereka.

Sumarno sendiri dalam skandal besarnya ini sudah mempersiapkan dirinya apapun yang terjadi dia harus memenangkan Anies-sandi, terbukti dari sanksi yang diberikan DKKP soal kode etik KPU DKI. Baca disini

Dana yang akan keluar sebesar itu akan keciprat besar dalam tubuh FPI, dan kemungkinan anggota FPI yang sudah terlatih yang akan menyelenggarakan gerakan serangan fajar ini. Kesimpulan dari tulisan ini, saatnya warga jakarta menggunakan hati nurani anda untuk benar-benar memilih pemimpin yang bersih, anda akan hanya menerima 500,000, anda nikmati beberapa hari kemudian habis. tapi masa depan anda akan tergerus habis oleh ambisi mereka yang memanfaatkan uang anda dari APBD DKI Jakarta untuk kepentingan mereka dan keluarga mereka. Jika anda mendapatkan serangan fajar ini silahkan melaporkan kepada pihak yang berwajib agar pelaku segera ditangkap dan otak dibelakangnya segera bertekuk.

Kami tau resiko kami membongkar agenda busuk mereka ini membuat kami juga terancam oleh mereka, tapi kami tidak akan pernah takut demi masa depan Jakarta dan Indonesia.

Sadar sekarang lebih baik daripada menyesal nanti...

Salam Markibong007

Bagikan artikel ini jika anda perduli 

Postingan populer dari blog ini

Presiden Donald Trump Resmi Dilengserkan, Presiden Ketiga dalam Sejarah AS

Donald Trump WASHINGTON DC  - Presiden AS Donald Trump resmi menjadi presiden ketiga dalam sejarah Negeri "Uncle Sam" yang dimakzulkan atau impeachment. Dalam sidang paripurna yang digelar Rabu malam waktu setempat (18/12/2019), DPR AS menyetujui dua pasal pemakzulan terhadap presiden 73 tahun itu. Pasal pertama: Penyalahgunaan Kekuasaan, mendapat dukungan 230, dengan 197 politisi House of Representatives. Adapun jumlah minimal dukungan yang diperlukan di DPR AS guna membawa proses pemakzulan Trump ke level Senat adalah 216. Sementara pasal 2: Menghalangi Penyelidikan Kongres menerima dukungan 229, dalam hasil yang dibacakan Ketua DPR AS Nancy Pelosi. Trump pun menjadi presiden setelah Andrew Johnson (1868), dan Bill Clinton (1998) yang dimakzulkan di level DPR AS. Setelah ini, tahap selanjutnya dalam proses pemakzulan adalah membawa resolusi tersebut ke level Senat, di mana mereka akan membahasnya tahun depan. Di tahap ini, kecil kemungkinan Tr

Diguyur Hujan Deras Senayan Digenangi Banjir Setinggi 1 Meter

Jakarta - Hujan deras mengguyur Jakarta hingga berjam-jam membuat beberapa titik di Ibukota terendam banjir. Seperti yang terjadi baru-baru ini di daerah Senayan, Senin (17/12/2019) Terlihat dari  video  unggahan oleh seorang Netizen yang dibagikan di grup laman Facebooknya, Daniel Pray , membagikan unggahan video yang menunjukan aktivitas pengendara yang sibuk menyelamatkan kendaraan mereka yang terendam banjir.  Senayan terendam banjir, Senin, (17/12/2019) Dari unggahan tersebut beberapa komentar kocak dan nyeleneh muncul, diantara : Natalia Claudia Soetantiyo   Wuihh keren banget jakarta kaya venice 1 Sembunyikan atau laporkan ini Suka  ·  2 jam Harry Ibrani   Salah ahokkk Sembunyikan atau laporkan ini Suka  ·  1 jam Wendy Tjandra   Jelas ahok yg salah.. kenapa dia sampe kalah dan tidak menjadi gubenur jakarta!!  Kalo gabener skr jgn disalahin lah, percuma dia pinter ngeles..

Setya Novanto Tak Rela Melepaskan Kedua Jabatannya

Setya Novanto alias Setnov masih belum mau melepaskan dua jabatan penting, baik sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dan Ketua Umum Partai Golkar. Lewat dua pucuk surat yang ditulisnya dua pekan lalu, Setnov meminta tak dilengserkan dari dua posisi tersebut. Mantan Bendahara Umum Partai Golkar itu meminta waktu untuk membuktikan bahwa dirinya tak terlibat dalam kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP, yang ditaksir merugikan negara hingga Rp2,3 triliun. Setnov menyandang status tersangka dari Komisi Pemberantasan Korupsi untuk kedua kalinya, --setelah sebelumnya menang pada sidang praperadilan pertama. Kini, dia pun mengadu nasib kembali lewat praperadilan. Desakan Setnov mundur terus bermunculan dan semakin kuat menyusul penetapan tersangka dan penahanan Setnov yang dilakukan KPK. Mantan Ketua Fraksi Golkar itu sudah mendekam di Rumah Tahanan KPK sejak dua pekan lalu. Mayoritas anggota fraksi di dewan Senayan, di antaranya dari Fraksi PDIP, PAN, NasDem, Gerindra, PPP, Demokrat, PK