Langsung ke konten utama

Rizieq Sang Penghasut Kini Berada di Ujung Tanduk dan Para Pemberontak Siap Menyusul


Lapor lagi, lagi-lagi dilapor, Rizieq bukannya jera tapi justru malah menjadi-jadi. dalam ceramahnya yang berdurasi 2 menit 49 detik yang di unggah oleh FPI TV tentang logo PKI pada uang kertas yang baru dirilis oleh Bank BI menuai kecaman dari berbagai Pihak karena ceramahnya itu mengandung hasutan, kebencian dan yang lebih berbau SARA.

Jaringan Intelektual Muda Anti Fitnah ( JIMAF ) melaporkan si perusuh ini ke polisi dengan nomor LP 92/I/2017/PMJ/Ditreskrimsus. Dalam ceramahnya yang menyinggung Tuhan umat Kristianipun membawanya berujung ke penjara.

Memang dari dulu FPI ini biang rusuh dan tidak diterima di masyarakat Indonesia dengan baik karena seperti sebuah situs "Berkonten Provokati dan negatif" semuanya, hampir tidak ada nilai2 agamnya. Coba perhatikan dengan baik ormas ini dimana-mana selalu ditolak oleh orang banyak pertanyaannya mengapa, karena ormas ini ormas munafik membawa nama agama Islam yang notabene orang Islam tidak seperti mereka.

Anarkis merupakan budaya mereka, jika tidak anarkis mereka tidak akan bisa hidup karena dengan anarkis mereka ditakuti oleh orang dan mereka juga mudah ditunggangi oleh orang2 yang memiliki kepentingan-kepentingan politik di negeri ini. Intinya adalah ADUL "ada duit urusan lancar".

Apa positifnya Rizieq bagi bangsa ini, dengan mengumpulkan massa dan berorasi "lagu" provokatif tumbangkan pemerintahan sah melalui para pemberontak2 yang ingin menggulingkan presiden dan wakil presiden dengan cara makar. Aliran dana yang mengalir dari suami Cawagub nomor 1 merupakan titik terang keterlibatan Cikeas dalam agenda ini.

Kedekatan Rizieq dengan Cikeas sangat intim sekali bagaikan tetangga kamar sebelah, jika Rizieq tumbang dan berakhir dipenjara karena aksi2nya sok benar dan suci itu, maka tidak menutup kemungkinan akan menyumbat pula aliran darah segar FPI ke Cikeas yang menjadi jantungnya Cikeas.

Dalam sidang Ahok, Gus Joy yang sebagai kader demokrat menjadi saksi palsu yang tidak tahu apa2 karena tidak hadir dalam pidato Ahok di Kepulauan Seribu sudah membuka sedikit lembaran agenda politik kotor mereka yang mengatasnamakan bela Agama. Novel yang punya nama Habib sejak lahir berusaha memancing Ahok dengan tidak mengkoreksi "Pizza Hut yang menjadi Fitsa hats" dengan alasan tidak memperhatikan BAP tersebut padahal itu merupakan pancingan dan percaturan pion FPI karena mereka tau Ahok cerdas dan pasti angkat bicara soal Fitsa Hats dengan alasan itulah mereka menyerang lagi dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Prabowo turun gunung dukung Anies  sementara SBY hanya menekan tombol enter dari Istana Cikeas untuk meluncurkan serangan2 kepada Petahana. Agenda Ceramah A'a Gym di kepulauan seribu besok banyak yang berspekulasi sebagai bentuk follow up kasus ahok dengan bungkusan agama. 

Mengapa SBY tidak mau turun kampanye untuk anaknya, karena kalau dia kampanye pasti akan menimbulkan spekulasi yang dia sudah tau busur panah akan mengarah kepadanya karena masyarakat Indonesia sudah tidak percaya kepadanya lagi dampak dari pidato provokatifnya soal kasus Ahok.

Bongkar ! ! !


Postingan populer dari blog ini

Presiden Donald Trump Resmi Dilengserkan, Presiden Ketiga dalam Sejarah AS

Donald Trump WASHINGTON DC  - Presiden AS Donald Trump resmi menjadi presiden ketiga dalam sejarah Negeri "Uncle Sam" yang dimakzulkan atau impeachment. Dalam sidang paripurna yang digelar Rabu malam waktu setempat (18/12/2019), DPR AS menyetujui dua pasal pemakzulan terhadap presiden 73 tahun itu. Pasal pertama: Penyalahgunaan Kekuasaan, mendapat dukungan 230, dengan 197 politisi House of Representatives. Adapun jumlah minimal dukungan yang diperlukan di DPR AS guna membawa proses pemakzulan Trump ke level Senat adalah 216. Sementara pasal 2: Menghalangi Penyelidikan Kongres menerima dukungan 229, dalam hasil yang dibacakan Ketua DPR AS Nancy Pelosi. Trump pun menjadi presiden setelah Andrew Johnson (1868), dan Bill Clinton (1998) yang dimakzulkan di level DPR AS. Setelah ini, tahap selanjutnya dalam proses pemakzulan adalah membawa resolusi tersebut ke level Senat, di mana mereka akan membahasnya tahun depan. Di tahap ini, kecil kemungkinan Tr

Diguyur Hujan Deras Senayan Digenangi Banjir Setinggi 1 Meter

Jakarta - Hujan deras mengguyur Jakarta hingga berjam-jam membuat beberapa titik di Ibukota terendam banjir. Seperti yang terjadi baru-baru ini di daerah Senayan, Senin (17/12/2019) Terlihat dari  video  unggahan oleh seorang Netizen yang dibagikan di grup laman Facebooknya, Daniel Pray , membagikan unggahan video yang menunjukan aktivitas pengendara yang sibuk menyelamatkan kendaraan mereka yang terendam banjir.  Senayan terendam banjir, Senin, (17/12/2019) Dari unggahan tersebut beberapa komentar kocak dan nyeleneh muncul, diantara : Natalia Claudia Soetantiyo   Wuihh keren banget jakarta kaya venice 1 Sembunyikan atau laporkan ini Suka  ·  2 jam Harry Ibrani   Salah ahokkk Sembunyikan atau laporkan ini Suka  ·  1 jam Wendy Tjandra   Jelas ahok yg salah.. kenapa dia sampe kalah dan tidak menjadi gubenur jakarta!!  Kalo gabener skr jgn disalahin lah, percuma dia pinter ngeles..

Setya Novanto Tak Rela Melepaskan Kedua Jabatannya

Setya Novanto alias Setnov masih belum mau melepaskan dua jabatan penting, baik sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dan Ketua Umum Partai Golkar. Lewat dua pucuk surat yang ditulisnya dua pekan lalu, Setnov meminta tak dilengserkan dari dua posisi tersebut. Mantan Bendahara Umum Partai Golkar itu meminta waktu untuk membuktikan bahwa dirinya tak terlibat dalam kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP, yang ditaksir merugikan negara hingga Rp2,3 triliun. Setnov menyandang status tersangka dari Komisi Pemberantasan Korupsi untuk kedua kalinya, --setelah sebelumnya menang pada sidang praperadilan pertama. Kini, dia pun mengadu nasib kembali lewat praperadilan. Desakan Setnov mundur terus bermunculan dan semakin kuat menyusul penetapan tersangka dan penahanan Setnov yang dilakukan KPK. Mantan Ketua Fraksi Golkar itu sudah mendekam di Rumah Tahanan KPK sejak dua pekan lalu. Mayoritas anggota fraksi di dewan Senayan, di antaranya dari Fraksi PDIP, PAN, NasDem, Gerindra, PPP, Demokrat, PK