Langsung ke konten utama

Politik Sarung Ala Jokowi


KOMUNIKASI SARUNG..
Entah bagaimana ceritanya, sarung menjadi identifikasi kaum muslim di Indonesia.
Mungkin karena kita sering lihat sarung di promosikan di media saat momen lebaran. Atau ketika shalat jumat dan shalat ied. Padahal kalau ke Bali, kita akan sering melihat umat Hindu di Bali juga menggunakan sarung saat upacara adat dan keagamaan mereka.
Sarung itu bukan identitas agama, ia lebih ke budaya. Sayangnya penggunaan sarung selama ini banyak di kaitkan dengan momen agama, meskipun ada beberapa tempat yang menggunakan sarung pada momen besar seperti pada masyarakat minang dan jawa tengah.
Melihat foto Jokowi datang ke Pekalongan dengan mengenakan sarung bahkan ketika ia masih berada di pesawat, sungguh menarik. Biasanya penggunaan sarung baru ketika ada di acara. Jokowi memang "the sarung man".
Banyak foto2nya beredar ketika sedang santai dengan hanya menggunakan kaos dan sarungan. Seolah2 ingin mengejek kita yang sibuk dengan jas, dasi dan sepatu pantofel, "Enak sarungan toh ? Adem rasane.. gondal gandul.."
Di Purwakarta beda lagi..
Sarung sudah menjadi ciri khas masyarakat sana yang kembali diangkat oleh Dedi Mulyadi, Bupati.
Setiap Jumat, para PNS dan siswa di sana wajib memakai sarung. Saya masih belum tahu, apakah penggunaan sarung itu hanya wajib bagi yg muslim atau semua agama ? Semoga semuanya, karena sarung itu produk budaya bukan produk agama..
Bahkan pada waktu pelantikan pejabat disana, semuanya harus memakai sarung. Sarung sekali lagi naik kelas, masuk ke panggung pemerintahan sebagai komunikasi politik, bukan lagi sebagai simbol2 keagamaan.
Sudah seharusnya satu saat kita mempunyai slogan, "Memasyarakatkan sarung dan men-sarungkan masyarakat..". Sarung harus menjadi simbol budaya kita dengan corak berbeda yang menjadi unggulan setiap daerah.
Mungkin ada slogan baru juga, "Berbeda-beda coraknya, tapi tetap sarungan juga..". Asal jangan, "Berbeda-beda isinya, sarung juga yang menutupinya..."
Untuk emak2 berdaster, harus tetap berhati2 dengan pria bersarung. Lepas sarungnya, kelar hidup lo...

sumber denny siregar.

Bongkar !!!

Postingan populer dari blog ini

Presiden Donald Trump Resmi Dilengserkan, Presiden Ketiga dalam Sejarah AS

Donald Trump WASHINGTON DC  - Presiden AS Donald Trump resmi menjadi presiden ketiga dalam sejarah Negeri "Uncle Sam" yang dimakzulkan atau impeachment. Dalam sidang paripurna yang digelar Rabu malam waktu setempat (18/12/2019), DPR AS menyetujui dua pasal pemakzulan terhadap presiden 73 tahun itu. Pasal pertama: Penyalahgunaan Kekuasaan, mendapat dukungan 230, dengan 197 politisi House of Representatives. Adapun jumlah minimal dukungan yang diperlukan di DPR AS guna membawa proses pemakzulan Trump ke level Senat adalah 216. Sementara pasal 2: Menghalangi Penyelidikan Kongres menerima dukungan 229, dalam hasil yang dibacakan Ketua DPR AS Nancy Pelosi. Trump pun menjadi presiden setelah Andrew Johnson (1868), dan Bill Clinton (1998) yang dimakzulkan di level DPR AS. Setelah ini, tahap selanjutnya dalam proses pemakzulan adalah membawa resolusi tersebut ke level Senat, di mana mereka akan membahasnya tahun depan. Di tahap ini, kecil kemungkinan Tr

Diguyur Hujan Deras Senayan Digenangi Banjir Setinggi 1 Meter

Jakarta - Hujan deras mengguyur Jakarta hingga berjam-jam membuat beberapa titik di Ibukota terendam banjir. Seperti yang terjadi baru-baru ini di daerah Senayan, Senin (17/12/2019) Terlihat dari  video  unggahan oleh seorang Netizen yang dibagikan di grup laman Facebooknya, Daniel Pray , membagikan unggahan video yang menunjukan aktivitas pengendara yang sibuk menyelamatkan kendaraan mereka yang terendam banjir.  Senayan terendam banjir, Senin, (17/12/2019) Dari unggahan tersebut beberapa komentar kocak dan nyeleneh muncul, diantara : Natalia Claudia Soetantiyo   Wuihh keren banget jakarta kaya venice 1 Sembunyikan atau laporkan ini Suka  ·  2 jam Harry Ibrani   Salah ahokkk Sembunyikan atau laporkan ini Suka  ·  1 jam Wendy Tjandra   Jelas ahok yg salah.. kenapa dia sampe kalah dan tidak menjadi gubenur jakarta!!  Kalo gabener skr jgn disalahin lah, percuma dia pinter ngeles..

Setya Novanto Tak Rela Melepaskan Kedua Jabatannya

Setya Novanto alias Setnov masih belum mau melepaskan dua jabatan penting, baik sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dan Ketua Umum Partai Golkar. Lewat dua pucuk surat yang ditulisnya dua pekan lalu, Setnov meminta tak dilengserkan dari dua posisi tersebut. Mantan Bendahara Umum Partai Golkar itu meminta waktu untuk membuktikan bahwa dirinya tak terlibat dalam kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP, yang ditaksir merugikan negara hingga Rp2,3 triliun. Setnov menyandang status tersangka dari Komisi Pemberantasan Korupsi untuk kedua kalinya, --setelah sebelumnya menang pada sidang praperadilan pertama. Kini, dia pun mengadu nasib kembali lewat praperadilan. Desakan Setnov mundur terus bermunculan dan semakin kuat menyusul penetapan tersangka dan penahanan Setnov yang dilakukan KPK. Mantan Ketua Fraksi Golkar itu sudah mendekam di Rumah Tahanan KPK sejak dua pekan lalu. Mayoritas anggota fraksi di dewan Senayan, di antaranya dari Fraksi PDIP, PAN, NasDem, Gerindra, PPP, Demokrat, PK