Langsung ke konten utama

Laskar Cyber Gabungan Para Pecundang Mengatasnamakan Tuhan, Sungguh Terlalu


Katanya Muslim Cyber Army, tapi gak kuat rupanya hanya sikat FP Katakita yang hanya copy paste status orang. Kenapa gak pentagon sana yang di Bongkar....

FP "KATA KITA" PUN DIANGGAP MUSUH ALLAH...
Kata kita adalah FP yg mengkopas tulisan2 asli dengan menyertakan sumber2nya dari penulis2 medsos seperti bang Denny siregar, kang hasan, mas permadi alias abu janda, mas Izan, dll, termasuk tulisan2 saya. Sehingga bisa dipastikan bahwa tulisan2 yg terdapat di Kata Kita adalah tulisan2 yg sama sekali tidak mengandung unsur2 penghinaan terhadap agama manapun, apalagi sebagian besar penulisnya adalah muslim yg bisa dipertanggungjawabkan keislamannya.
Namun bagi kaum sumbu pendek senggol bacok mabok doktrin radikalisme, siapapun yg menuliskan KEBENARAN TTG KONDISI NEGARA SAAT INI dianggap MUSUH ALLAH.
Mereka teriak2 BID'AH... padahal buat asumsi sendiri ttg kriteria musuh Allah.. sungguh bid'ah2 yg nyata dan jauh dari sifat2 Islami yg rahmatan lil alamin.... sebab cara2 mereka sgtlah busuk dan keji....
Cara mereka melakukan PENGRUSAKAN atas akun2 dan FP yg menyebarkan ANTI HOAX bahkan FP pak presiden Jokowi juga diincar mereka... telah membuktikan bahwa MEREKA ADALAH PEMBERONTAK NKRI....
Mari kita lawan kejahatan2 radikaliame yg memakai topeng2 agama Islam dan Jihad dengan terus menyebarkan KEBENARAN...
ALLAH SWT ITU BENAR... DAN DIA MENCINTAI ORANG2 YG BENAR.... JANGAN TAKUT MENJADI SALAH SATU PENEBAR KEBENARAN....

sumber : katakita

Postingan populer dari blog ini

Presiden Donald Trump Resmi Dilengserkan, Presiden Ketiga dalam Sejarah AS

Donald Trump WASHINGTON DC  - Presiden AS Donald Trump resmi menjadi presiden ketiga dalam sejarah Negeri "Uncle Sam" yang dimakzulkan atau impeachment. Dalam sidang paripurna yang digelar Rabu malam waktu setempat (18/12/2019), DPR AS menyetujui dua pasal pemakzulan terhadap presiden 73 tahun itu. Pasal pertama: Penyalahgunaan Kekuasaan, mendapat dukungan 230, dengan 197 politisi House of Representatives. Adapun jumlah minimal dukungan yang diperlukan di DPR AS guna membawa proses pemakzulan Trump ke level Senat adalah 216. Sementara pasal 2: Menghalangi Penyelidikan Kongres menerima dukungan 229, dalam hasil yang dibacakan Ketua DPR AS Nancy Pelosi. Trump pun menjadi presiden setelah Andrew Johnson (1868), dan Bill Clinton (1998) yang dimakzulkan di level DPR AS. Setelah ini, tahap selanjutnya dalam proses pemakzulan adalah membawa resolusi tersebut ke level Senat, di mana mereka akan membahasnya tahun depan. Di tahap ini, kecil kemungkinan Tr

Diguyur Hujan Deras Senayan Digenangi Banjir Setinggi 1 Meter

Jakarta - Hujan deras mengguyur Jakarta hingga berjam-jam membuat beberapa titik di Ibukota terendam banjir. Seperti yang terjadi baru-baru ini di daerah Senayan, Senin (17/12/2019) Terlihat dari  video  unggahan oleh seorang Netizen yang dibagikan di grup laman Facebooknya, Daniel Pray , membagikan unggahan video yang menunjukan aktivitas pengendara yang sibuk menyelamatkan kendaraan mereka yang terendam banjir.  Senayan terendam banjir, Senin, (17/12/2019) Dari unggahan tersebut beberapa komentar kocak dan nyeleneh muncul, diantara : Natalia Claudia Soetantiyo   Wuihh keren banget jakarta kaya venice 1 Sembunyikan atau laporkan ini Suka  ·  2 jam Harry Ibrani   Salah ahokkk Sembunyikan atau laporkan ini Suka  ·  1 jam Wendy Tjandra   Jelas ahok yg salah.. kenapa dia sampe kalah dan tidak menjadi gubenur jakarta!!  Kalo gabener skr jgn disalahin lah, percuma dia pinter ngeles..

Setya Novanto Tak Rela Melepaskan Kedua Jabatannya

Setya Novanto alias Setnov masih belum mau melepaskan dua jabatan penting, baik sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dan Ketua Umum Partai Golkar. Lewat dua pucuk surat yang ditulisnya dua pekan lalu, Setnov meminta tak dilengserkan dari dua posisi tersebut. Mantan Bendahara Umum Partai Golkar itu meminta waktu untuk membuktikan bahwa dirinya tak terlibat dalam kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP, yang ditaksir merugikan negara hingga Rp2,3 triliun. Setnov menyandang status tersangka dari Komisi Pemberantasan Korupsi untuk kedua kalinya, --setelah sebelumnya menang pada sidang praperadilan pertama. Kini, dia pun mengadu nasib kembali lewat praperadilan. Desakan Setnov mundur terus bermunculan dan semakin kuat menyusul penetapan tersangka dan penahanan Setnov yang dilakukan KPK. Mantan Ketua Fraksi Golkar itu sudah mendekam di Rumah Tahanan KPK sejak dua pekan lalu. Mayoritas anggota fraksi di dewan Senayan, di antaranya dari Fraksi PDIP, PAN, NasDem, Gerindra, PPP, Demokrat, PK