Breaking

[recent][ticker2]
Sabtu, 26 Agustus 2017

Fahri: Johan Jangan Jadi Agen KPK Diistana


Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi Sapto Prabowo tidak bermanuver dan bermain opini. Hal itu menanggapi pernyataan Johan yang mempertanyakan posisinya di Pansus Angket KPK.

Fahri mengatakan, sebagai anggota dewan dirinya dipilih rakyat untuk bebas berbicara. Di sisi lain, sebagai pembantu presiden, Johan dinilai tidak dapat berbicara tanpa ada arahan.

"Jangan jadi agen KPK di Istana. Dia disumpah sebagai pejabat negara, tertib. Dia hanya boleh ngomong kalau diperintah presiden," kata Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (25/8).


Fahri menambahkan, Johan sebagai juru bicara seharusnya disiplin dan tidak mencampuri ranah parlemen tanpa ada instruksi presiden.

"Urusan apa coba Johan Budi mempersoalkan DPR? Siapa dia, siapa saya? Kasihan kawan ini," kata Fahri.

Sebelumnya diberitakan berbagai media, Johan mempertanyakan posisi Fahri yang kerap menyerang KPK. "Pak Fahri itu pansus (angket) bukan?" ucap Johan.

"Rekomendasinya apa dulu pansus ini. Baru Presiden bisa bersikap. Rekomendasi pansus kepada pemerintah kan belum ada. Kalau sudah ada kan, baru didiskusikan di dalam," ucap Johan.

Hal itu merupakan buntut permintaan Fahri kepada Presiden Joko Widodo untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) KPK dan memintanya datang ke pansus sebelum dikeluarkannya rekomendasi.

Johan pun menegaskan bahwa Jokowi baru akan bersikap apabila rekomendasi resmi sudah dikeluarkan Pansus KPK.


Setelah Fahri merespons, Johan kini tak mau memperpanjang urusan. "Saya tidak mengomentari itu lagi," ujarnya.
(aal/gil)


Fahri: Johan Jangan Jadi Agen KPK Diistana Reviewed by DarkNet on Sabtu, Agustus 26, 2017 Rating: 5 Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi Sapto Prabowo tidak bermanuver dan bermain opini....

Reaksi:

loading...
[Politik][carousel1]

Tidak ada komentar: