Sandiaga Uno Ingin Menjual Saham Perusahaan Milik Pemprov DKI, Bayar Janji Politik? - Markibong

Breaking

Minggu, 23 April 2017

Sandiaga Uno Ingin Menjual Saham Perusahaan Milik Pemprov DKI, Bayar Janji Politik?




Cawagub DKI Sandiaga Uno ini berlatar belakang pengusaha, tapi track record usahanya jika kita melihat dari beberapa kasus yang menimpanya kita bisa menyimpulkan bahwa Sandiaga Uno adalah seorang broker juga. Ia berani berspkekulasi demi menwujudkan apa yang ia inginkan tercapai.

Rencananya ingin menjual saham perusahaan milik pemprov DKI di perusahaan bir PT. Delta Djakarta Tbk, patut warga curigai ada apa maksud dari semua ini. Pertama, dalam pertarungan Pilkada DKI ini, mereka banyak sekali mengeluarkan biaya yang nilainya sangat fantastis, sebagai seorang pengusaha, Sandiaga Uno pasti memperhitungkan apa yang bisa ia dapatkan dari jabatannya sebagai Wagub setelah dilantik oktober mendatang.

Dari gaji, tunjangan jabatan dan biaya operasional yang didapat dari jabatannya sebagai wakil gubernur tidak semudah itu bisa menutup pengeluarannya selama ini, terlebih lagi janji-jani politik dengan elit yang mendukungnya maju, akan selalu mencekiknya sehingga cara menjual saham milik pemerintah DKI pun bisa saja menjadi salah satu jalan mereka membayar utang.

Setelah Anies keluar dari balaikota dengan wajah muram menunjukan hopeless (tidak ada harapan) mereka untuk menggarong uagn demi kepetingan mereka. Sistem e-budgeting yang dirancang Ahok begitu ketat membuat mereka gigit jari dan berpikir jalan mana yang cepat untuk melunasi janji-janji mereka.

Cawagub DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan komitmennya untuk menjual saham Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di perusahaan pemilik lisensi bir PT Delta Djakarta Tbk (DLTA). Menurutnya, tidak esensial jika Pemprov miliki saham di perusahaan yang tidak mempunyai kepentingan bagi hajat hidup orang banyak.

"Banyak banget yang berminat karena perusahaannya untung dan bagus, tapi nggak cocok dimiliki oleh Pemprov. Karena itu bukan hajat hidup orang banyak," tegas Sandi usai menghadiri acara tasyakuran kemenangan Anies-Sandi yang diselenggarakan Kelompok Menang Bersama Quran di Jl Ekor Kuning No 39, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (23/4/2017).

Untuk penjualan saham milik Pemprov DKI Jakarta, ia baru mempertimbangkan penjualan saham bir saja. Diketahui, saham Pemprov DKI di DLTA sebesar 23,34 persen.

"Yang pasti yang sudah terucap janji baru bir ya. Kalau yang lain belum ada. Belum pernah saya mengatakan pendapat saya," ujarnya.

Sebagai tindak lanjut atas wacana ini Sandi mengaku telah menarget perusahaan investasi untuk mengkaji lebih lanjut. Tentunya yang sudah mumpuni menangani usaha milik pemerintah.

"Tapi ini nanti sebagai bagian rekonsiliasi kita akan tunjuk investment banker yang paling mumpuni yaitu Multidana Reksa atau Bahana yang biasa punya pemerintah yang biasa mengkaji penjualan," ungkapnya.

Bersamsung.....

Salam warasa 2017


Markibong

1 komentar:

  1. Bergabung deangan pemenang lain nya B-O-L-A-V-I-T-A S*A*B*U*N*G - A*Y*A*M D.8.C.3.6.3.C.A
    ajak juga teman bos bisa dapat bonus referall seumur hidup

    BalasHapus

loading...