Breaking

[recent][ticker2]
Kamis, 06 April 2017

Mengharukan...Terserang Senjata Kimia Seorang Ayah di Suriah Memeluk Kedua Bayi Kembarnya yang Tewas



Damaskus - Abdul Hamid Youssef kehilangan istri dan bayi kembarnya yang masih berusia 9 bulan dalam serangan kimia di Suriah. Youssef tak kuasa menahan tangis saat harus memakamkan kedua bayinya.

Seperti dilansir CNN, Kamis (6/4/2016), Youssef yang tinggal di Khan Sheikhun, Provinsi Idlib, ini hanya bisa berlutut dan menangis di samping pusara anaknya. Sang istri dan puluhan anggota keluarganya yang lain juga tewas akibat serangan kimia yang terjadi di tempat tinggalnya pada Selasa (4/4).

"Saudara laki-laki saya, anak-anak mereka dan sepupu mereka. Sekitar 25 anggota keluarga saya, semuanya martir," tuturnya.

Youssef menceritakan bagaimana dirinya berupaya untuk menyelamatkan seluruh keluarganya, namun terlambat. Istri dan kedua bayinya ditemukan dalam kondisi mulut berbusa dan kejang-kejang. Youssef kehilangan keluarga tercintanya. 

Dia hanya bisa memeluk erat kedua bayinya yang terbungkus kain putih, saat akan dimakamkan. Foto Youssef saat memeluk kedua bayinya itu banyak dibagikan di media sosial. Setelah kedua bayinya dimakamkan, Youssef hanya bisa menangis sambil didampingi kerabat-kerabatnya. 

Untuk komunitas dunia internasional, Youssef memiliki pesan tersendiri. "Komunitas internasional macam apa ini yang tidak mendengarkan rakyat? Apakah masih ada nurani kemanusiaan? Tidak ada yang tersisa," ujar Youssef dalam wawancara via telekonferensi dengan media. 

"Dan semua pemimpin Arab, mereka semua tertidur. Dan Amerika Serikat hanya melakukan hal yang menjadi kepentingannya. Dan Rusia memiliki kepentingan mereka sendiri dengan Bashar (al-Assad), mereka tiran," tegasnya. 


Sedikitnya 86 orang, termasuk 30 anak-anak tewas dalam serangan kimia di Khan Sheikhun, Provinsi Idlib. Rezim Presiden Assad dituding bertanggung jawab atas serangan kimia mematikan itu. Namun rezim Suriah membantah dan menyalahkan kelompok pemberontak setempat. 

Negara-negara Barat termasuk AS menyalahkan rezim Assad atas serangan kimia itu. Organisasi pemantau konflik Suriah, Syrian Observatory for Human Rights menyatakan, kecil kemungkinan kelompok pemberontak mampu memproduksi senjata kimia dan serangan itu dilakukan dengan pesawat tempur, yang hanya dimiliki rezim Assad. 
Mengharukan...Terserang Senjata Kimia Seorang Ayah di Suriah Memeluk Kedua Bayi Kembarnya yang Tewas Reviewed by Bongkar Habis on Kamis, April 06, 2017 Rating: 5 Damaskus -  Abdul Hamid Youssef kehilangan istri dan bayi kembarnya yang masih berusia 9 bulan dalam serangan kimia di Suriah. Youssef ...

Reaksi:

loading...
[Internasional][carousel1]

Tidak ada komentar: