Breaking

[recent][ticker2]
Jumat, 21 April 2017

Mau RASIS, Baca Ini Dulu


Temanku datang kerumah dengan wajah sedikit memerah ia berkata kepadaku, "Kamu tau gak, kita ini harus membela negara ini. Kita ini dijajah oleh orang Cina, mereka ada dimana-mana buka toko dimana-mana, mereka punya perusahaan dimana-mana". Tegasnya sambil menatap tajam kepadaku seolah melampiaskan kemarahannya, aku yang dari tadi bingung menatapnya sambil ku kerutkan dahi dan bertanya,"terus masalahnya dimana?" tambahku.

"Masak kamu tidak tau sih, mereka itu sudah merajalela merampas hak kita" timpanya garang.
Ku ambil air putih segelas untuknya sambil tersenyum aku bertanya lagi " terus yang diambil dari kita itu apa?"

Dengan nada yang sedikit jengkel dia menjelaskan kepadaku " Kamu in percuma ya sekolah tinggi-tinggi bahkan sarjana hukum. Coba kamu perhatikan mereka berdagang disana semua orang belanja ditoko mereka dan mereka setiap hari bertambah kaya dan kaya". Aku langsung menambahkan dengan nada provokativ untuk membuka akalnya yang mulai sumbat ayat, "Ya bro, sama aku juga benci dengan orang arab diindonesia ini, mereka itu merajalela di neagara kita ini, mereka telah berkembang biak dan betambah banyak. Mereka berbisnis diindonesia, bisnis emas, bisnis sembako bahkan mereka menyebarkan agama islam diindonesia sampai kepelosok negeri". Timpalku dengan nada yang sengaja ditinggikan.

Ia mulai kebingungan dan protes kepadaku, "loh kok kamu bawa-bawa arab sih? mereka itukan tujuannya suci menyebarkan agama islam walaupun mereka itu keturunan arab".

"Lah, terus masalahnya dimana dengan orang cina, masak karena mereka bukan penganut agama Islam terus kamu semena-mena terhadap mereka, menuduh mereka bersikap tidak adil dengan kamu, bukankah saudarimu bekerja diperusahaan cina, bukankan Indonesia ini besar berkat campur tangan mereka juga, seperti saudara kita yang keturunan arab dan yang lainnya?" Tambahku dengan senyuman.

Aku melihat ia mulai bingung, sambil mengajak ia ke dapur kubuatkan ia secangkir kopi dan mengambil bakpao dibawah tudung dan kuhidangkan untuknya "nih makan dulu sambil ngopi" kataku.

Tanpa pikir panjang ia mengucapkan terimakasih sambil mencicipi bakpao dan menghirup kopi hitam yang kubuat. Aku pun bertanya kepadanya, "kamu tau gak asal usul Bahasa Indonesia?" Ia menggeleng tanda tidak tahu, aku menjelaskan kepadanya dengan sabar "Bro, bahasa Indonesia itu berasal dari bahasa melayu dan serapan dari berbagai bahasa asing yakni bahasa Arab, China, Belanda, Sansekerta dan banyak lagi, sehingga jadilah bahasa indonesia kita yang sekarang ini". Timpalku dengan mantap sambil ku buka laptop dan menunjukan kepadanya asal-usul bahasa Indonesia di situs Wikipedia.


Dengan wajah sedikit memerah dan malu ia mulai tersenyum dan berkata "oh, begitu ya bro. Ya sih bro, aku sih dengar dari ceramah ustadz di masjid, dia bilang kita tidak boleh kalah dengan cukong-cukong yang punya toko besar, jangan sampai jadi penjual tahu saja, katanya bro waktu ceramah".

"Coba kamu perhatikan kata-kata yang barusan kamu katakan tadi, kata (Masjid) itu bahasa arab, (Cukong dan tahu) itu bahsa cina", kataku mantap meyakinkannya.

"Oh begitu ya bro, waduh berarti selama ini aku pikir orang pribumi itu hanya kita ya bro, ternyata mereka juga pribumi" tambahnya sambil angguk-angguk kepala dan mulai mengerti. Ku suruh ia menghabiskan kopi dan bakpaonya supaya kami segera keluar karena kebetulan aku ingin mengajaknya jalan -jalan agar ia bisa mengerti bahwa RASIS itu adalah kanker dalam hati dan otak kita.

Selesai minum kopi dan makan bakpao, kami sambil berjalan keluar aku bertanya kepadanya, "Bagaimana bakpaonya, enak?", ia menjawab "enak sekali bro ada daging ayamnya, dimana kamu beli" tanyanya sambil melangkah dan menatapku, dengan tersenyum aku menjawab, " Dikasih ama teman namanya Mei mei tetanggaku oran cina". Sambil ku rangkul bahunya dan berkata "Saudara itu bukan hanya sedarah, tapi saudara itu adalah cinta dan kasih kepada sesama tanpa pandang SUKU, AGAMA dan RAS katakku sambil berjalan. Ku melihat senyum diwajahnya tanda otaknya mulai encer dan tidak sumbat oleh provokasi dan ISU SARA.

Salam waras 2017

Mau RASIS, Baca Ini Dulu Reviewed by Bongkar Habis on Jumat, April 21, 2017 Rating: 5 Temanku datang kerumah dengan wajah sedikit memerah ia berkata kepadaku, "Kamu tau gak, kita ini harus membela negara ini. Kita in...

Label:

Reaksi:

loading...
[Nasional][carousel1]

Tidak ada komentar: