Breaking

[recent][ticker2]
Minggu, 02 April 2017

Lulung Bingung Al Khatathtath Suruh Polisi Nangkap Patung, Ngomong Opo Iki...


Hahaha, kadang buat ngakak juga melihat kelakuan para penjahat ini, terutama penjahat bidadari surga tak bersayap. Melihat video mereka yang beredar dimana-mana membuat perut Markibong dikocok gak karuan sampe guling-guling nabrak cangkir kopi.

Didalam Video yang diunggah di youtube Al Khatathtath jelas sekali otaknya sedikit tidak waras alias GILA. Patung Tugu Tani yang merupakan Patung Pahlawan saja dipermasalahkan, bagaimana dengan Massa FUI dan FPI yang melakukan Anarkisme dimana-mana? Apakah mereka juga bisa dikatakan patung yang berbahaya? Ni, kami rangkumkan sedikit pengetahuan tentang Patung Tugu Tani. Versi Wikipedia. Videonya paling uncit...

Patung Pahlawan


Patung Pahlawan atau disebut juga Tugu Tani adalah sebuah patung yang terbuat dari perunggu dengan figur satu orang pria bercaping dan seorang wanita yang terletak di dekat Stasiun Gambir Jakarta.[1] Patung ini dibuat oleh dua pematung Rusiakenamaan, Matvey Manizer dan Ossip Manizer, sebagai hadiah dari pemerintah Uni Soviet atas persahabatannya dengan Indonesia.[2] Makna dari gedung tersebut berbeda-beda dari segi simbol maupun historis. [3]
Secara kenampakan, tugu tani berwarna hitam pekat dengan bahan terbuat dari perunggu dengan figur seorang wanita, bersanggul dan mengenakan kebaya, memberikan perbekalan makan kepada figur seorang pria yang berdiri tegak dengan mengenakan caping, topi yang biasa digunakan golongan petani di Indonesia dengan senjata berlaras panjang lengkap dengan belati. [1] Patung ini mencitrakan sebuah keluarga yang pergi berjuang untuk kebebasan. [1]Di alas patung tersebut tertulis “Hanya Bangsa yang Dapat Menghargai Pahlawan-pahlawannya yang Dapat Menjadi Bangsa Besar”.[2]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Sedangkan versi lain mengatakan asal-usul pembanguna tugu tani berhubungan dengan pengklaiman daerah Irian barat, bukan tentang gerakan kaum komunis di Indonesia. [3] Dalam sebuah buku diceriatakan bahwa Sukarno menginginkan tugu tani dibuat untuk memperingati perjuangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan Irian barat yang selama ini dikuasai oleh Belanda hingga 1963.[3]
Sedangkan proses pembuatan patung hingga menyerupai seorang petani dan wanita diperoleh dari perjalanan Manizer ketika mengunjungi Indonesia pada tahun 1960. [1] Kala itu, dia mendengar cerita tentang kisah seorang ibu yang mendukung anaknya untuk berperang demi negaranya, dan mengingatkan anaknya untuk jangan pernah meninggalkan orang tuanya.[2] Kembali ke Uni Soviet, Ia bersama rekannya membuat patung tersebut sebagai kenang-kenangan

Intrepretasi[sunting | sunting sumber]

Gaya simbol komunisme dalam pembuatan patung ini tampak dari figur wanita yang merendah dan penurut, sedangkan si pria membusungkan dada, atletis dan berpostur heroik. [4] Tampilan seorang petani berpakaian tentara, lengkap dengan senjata mengacung ke atas adalah unsur elemen kuat yang merepresentasikan ideologi kaum komunis.[4]
Patung tugu tani sempat diusulkan untuk dirubuhkan mengingat sejarah dan makna yang terkandung di dalamnya, karena setiap hal yang berhubungan dengan komunis dianggap sensitif dan tabu. [1] Namun, permintaan tersebut dibantah dikarenakan patung itu merupakan simbol bermakna sejarah perjuangan ideologi bangsa Indonesia.[2]

Tragedi di patung pahlawan[sunting | sunting sumber]

Di jalan Ridwan Rais arah patung pahlawan, depan gedung Kementerian Perdagangan Jakarta Pusat juga pernah terjadi tragedi kecelakaan besar pada 22 Januari 2012, pukul 11.12 siang yang dilakukan oleh seorang wanita bernama Afriyani Susanti[5] Pada saat itu Afriyani hendak pulang dari Hotel Borobudur ke Tugu Tani , mobil yang dikendarainyaDaihatsu Xenia B 2479 XI yang berjalan dengan kecepatan 60-70 Kilometer per jam tiba-tiba oleng dan menikung kea rah kiri lalu menabrak halte bus dan para pejalan kaki di trotoar.[5] Dalam kejadian tersebut sebanyak delapan orang meninggal dunia.[5] 

Baca jangan Sepotong-potong biar otak semakin cerdas dan gak bego-bego. Kalau seseorang sudah didalam otaknya hanyalah kebencian beginilah jadinya, dikasih racun juga rugi, dikasih kopi apalagi. Jadi biarkanlah membusuk didalam penjara bersama dosa-dosanya agar mengerti apa artinya perjuangan bangsa.

Dari Video dibawah ini, anda bisa melihat betapa gilanya ustadz ini dan betapa bingungnya Lulung ini, saya bisa mengartikan raut wajah lulung bergumam dalam hatinya "Ngomong opo ustadz iki, ngelantur ngawur ngidul. Begitulah kira-kira bahasa Jowo Versi Markibong.


Lulung Bingung Al Khatathtath Suruh Polisi Nangkap Patung, Ngomong Opo Iki... Reviewed by Bongkar Habis on Minggu, April 02, 2017 Rating: 5 Hahaha, kadang buat ngakak juga melihat kelakuan para penjahat ini, terutama penjahat bidadari surga tak bersayap. Melihat video mereka y...

Reaksi:

loading...
[Al-Khatathtath][carousel1]

Tidak ada komentar: