Breaking

[recent][ticker2]
Senin, 17 April 2017

Jokowi Libatkan Ormas Keagamaan Untuk Proses Reformasi Agraria, Maaf FPI Tidak Terlibat

Pemerintah mempercepat reformasi agraria, salah satunya dengan menggandeng ormas keagamaan. Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki, mengungkapkan selama ini perkembangan implementasi reformasi agraria kurang 10% dari target 10 juta hektar. 


Kerja sama dengan organisasi keagamaan yang digandeng seperti NU, Muhammadiyah, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Salah satu bagiannya ya pesantren atau koperasi-koperasi di bawah pesantren, itu yang juga bisa jadi penerima dari program reformasi agraria dan hutan sosial," ungkap Teten ditemui di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (17/4/2017).

Reformasi agraria yang menyasar kelembagaan agama tersebut dilakukan agar pembagian tanah bisa dilakukan efektif, serta penggunaannya yang bisa membawa dampak bagi cakupan masyarakat yang lebih luas.

"Karena Pak Presiden menghendaki bahwa pemberian tanah baik hutan sosial atau lahan program reformasi agraria tidak hanya sekedar bagi-bagi lahan, karena kalau itu tidak dikelola secara produktif menjadi kekuatan ekonomi produktif baru lepas lagi, dijual dan numpuk lagi di orang kaya," jelas Teten.

"Karena itu kelembagaan pesantren, koperasi, NU, MUI, atau Muhammadiyah penting dilibatkan dalam program reformasi agraria. Tentu saja bukan hanya lembaga keagamaan tapi juga koperasi-koperasi, masyarakat adat, organisasi petani, dan lainnya," tambahnya. 


Teten berujar, kerja sama dalam pelaksanaan reformasi agraria sendiri saat ini masih dalam tahap penyusunan. Nantinya kerja sama akan dituangkan dalam salah satu poin kesepakatan saat Kongres Ekonomi Umat yang digelar MUI pada 22 April nanti.

"Kita lagi diminta Pak Presiden siapkan kerja sama pengembangan ekonomi bersama MUI. Kerja sama dalam pengembangan ekonomi umat, salah satunya mengenai program reformasi agraria, jadi nanti tanggal 22 itu MUI menyelenggarakan kongres umat yang pertama dan di dalam kongres itu Pak Presiden akan melakukan kerja sama pemberdayaan ekonomi umat," kata Teten.
Jokowi Libatkan Ormas Keagamaan Untuk Proses Reformasi Agraria, Maaf FPI Tidak Terlibat Reviewed by DarkNet on Senin, April 17, 2017 Rating: 5 Pemerintah mempercepat reformasi agraria, salah satunya dengan menggandeng ormas keagamaan. Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki, mengu...

Label:

Reaksi:

loading...
[Jokowi][carousel1]

Tidak ada komentar: